SD Muhammadiyah PK Solo Borong Medali di OlympicAD VIII

Minggu, 15 Februari 2026 23:09 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001366102.jpg
SD Muhammadiyah PK Kottabarat borong medali dalam OlimpicAD VIII (Istimewa)

MAKASSAR (Soloaja.co) – Kontingen SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang bergengsi OlympicAD VIII tingkat nasional yang digelar di kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Kamis–Sabtu (12–14/2). Sekolah ini berhasil membawa pulang total lima medali emas dan tiga medali perak.

OlympicAD VIII merupakan kompetisi nasional di bawah naungan Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah yang diikuti lebih dari 8.500 peserta. Ajang ini menjadi panggung bagi murid, guru, hingga kepala sekolah untuk menunjukkan inovasi di bidang akademik, seni, hingga teknologi.

Dominasi Emas di Berbagai Kategori

Tim SD Muhammadiyah PK Kottabarat tampil perkasa dengan menyabet emas pada cabang-cabang kreatif dan akademik:
* Film Pendek: Karya tentang kejujuran oleh Cattleyya Aisha, Rayyanosameer, dan Sultan Nadir.
* Matematika: Dipersembahkan oleh Gerrard Prajnadhira Agung.

* Story Telling: Kemampuan public speaking memukau dari Bill Zicoqu Seano El Shaka.
* Musikalisasi Puisi: Harmonisasi apik dari Abyan Dannish, Nadia Mirza, dan Erryl Fahlevi.
* Majalah Sekolah: Kreativitas konten dari Saafia Kamilah Siska dan Raline Callia Ali.

Inovasi Kepala Sekolah dan Prestasi Perak

Selain emas, kontingen Solo juga meraih tiga medali perak. Prestasi ini diraih oleh Abizar Adrian M. pada kategori Dakwah Digital dan Shafa Haque di cabang News Reading.

Istimewanya, kategori Best Practice Kepala Sekolah juga menyumbang perak melalui Nursalam, yang dinilai sukses menjalankan inovasi praktik penumbuhan karakter murid di lingkungan sekolah.

Capaian ini menjadi bukti konsistensi SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo dalam melahirkan generasi unggul yang kreatif dan berkemajuan di level nasional. Prestasi di Makassar ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi.