Groundbreaking SD Daarul Qur'an Al Azhary International
SOLO (Soloaja.co) – Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an Surakarta resmi memulai langkah besar dalam kancah pendidikan internasional. Pada Sabtu (14/2), Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag, melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan gedung SD Daarul Qur'an Surakarta Al Azhary International.
Proyek ambisius ini dirancang untuk mengintegrasikan pendidikan karakter berbasis Al-Qur'an dengan standar akademik global. Prof. Amien Suyitno menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya membangun peradaban Islam yang modern dan kompetitif.
- Meriah! Grebeg Sudiro 2026: Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa
- Pecinta Kucing Solo Tanam Beringin Lewat Sampah Pakan
"Kita tidak hanya membangun gedung, tetapi membangun peradaban. Sinergi antara kurikulum nasional, kepesantrenan, dan standar internasional adalah kunci untuk menjawab tantangan zaman," tegas Prof. Amien di lokasi acara.
Kolaborasi Strategis dengan Al-Azhar Kairo
Momen bersejarah ini juga dirangkaikan dengan pertemuan Pimpinan Pesantren se-Jawa Tengah. Fokus utama pertemuan tersebut adalah Soft Launching Markaz Lughoh & Program Unggulan Daarul Qur'an Al Azhary, yang merupakan hasil kerja sama strategis dengan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Kerja sama ini mencakup dua pilar utama:
* Markaz Lughoh: Pusat pengembangan bahasa Arab dengan standar pengajaran langsung dari Mesir untuk mempersiapkan santri menempuh studi di Timur Tengah.
* Program Unggulan Al Azhary: Kurikulum khusus yang mengadopsi manhaj Wasathiyah (moderat) khas Al-Azhar untuk mencetak kader ulama masa depan.
- Menpora Dorong Terobosan Perawatan Fasilitas PTC Delingan
- Bupati Wonogiri Apresiasi Jetepe Festival UMKM Jatipurno
Menuju Gerbang Pendidikan Tinggi Global
Acara yang dihadiri oleh ratusan ulama, asatidz, dan wali santri ini ditutup dengan doa bersama sebagai simbol harapan besar bagi masa depan pendidikan Islam di Indonesia.
Dengan hadirnya SD Al Azhary International dan Markaz Lughoh, Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an Surakarta semakin mengukuhkan posisinya sebagai pionir lembaga pendidikan yang mampu mengantarkan santri menuju universitas bergengsi dunia, khususnya Al-Azhar Mesir.
Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pesantren lain di Indonesia untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan akar nilai kepesantrenan.
