Pikolo Edisi 6: Kolaborasi ISI Solo-IKILO Angkat Wisata Kota

Jumat, 07 Agustus 2026 17:39 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001980737.jpg
Pikolo Edisi 6: Kolaborasi ISI Solo-IKILO Angkat Wisata Kota (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Tim dosen dan mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta sukses berkolaborasi dengan komunitas kreatif Ikatan Komikus Solo (IKILO) untuk mewujudkan komik kompilasi "Pikolo" edisi ke-6. 

Mengusung latar berbagai destinasi wisata di Kota Solo dengan balutan genre petualangan, karya ini bertransformasi menjadi media navigasi wisata-budaya urban yang penuh cerita, estetik, sekaligus menghibur bagi para wisatawan.

Ketua Tim Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) Tahun 2026, M. Harun Rosyid Ridlo, M.Sn., menegaskan bahwa kehadiran program kolaboratif ini menjadi bukti nyata kontribusi positif kampus seni di tengah masyarakat. 

Harun yang juga dosen Prodi DKV ISI Solo ini memimpin tim yang beranggotakan Rendya Adi Kurniawan, M.Sn., Alfiandi Eka Kusuma, M.Sn. (Prodi DKV), dan Pratita Rara Raina, S.H., M.B.A. (Prodi Destinasi Pariwisata), serta melibatkan tiga mahasiswa DKV, yakni Mufida Qonita, Reyhan Jovansa, dan Naufal Ahmad Nuril Anwar.

“Ekosistem komik di Kota Solo ini punya potensi ilustrasi dan kekuatan bercerita yang tidak perlu diragukan lagi. Namun, tantangan terbesar bagi komunitas komik ini sering kali bermuara pada bagaimana menginkubasi karya agar tidak hanya berakhir sebagai ekspresi personal, melainkan memiliki daya guna strategis di ruang publik dan bernilai ekonomi,” ungkap Harun terkait urgensi keterlibatan ISI Solo.

Intervensi Kreatif dan Pendampingan Akademik

Intervensi kreatif yang dilakukan ISI Solo difokuskan untuk mengoptimalkan potensi yang sudah ada tanpa merombak gaya gambar maupun jati diri orisinal para seniman IKILO. Lewat pendekatan akademik, tim dosen memberikan dua bentuk pendampingan utama sepanjang bulan Juni hingga Juli 2026.

Pertama, pendampingan standardisasi kualitas komik yang digelar di Twins Cafe pada Minggu, 26 Juli 2026. Di sini, para komikus dibekali materi perancangan desain karakter orisinal yang berkarakter lokal serta potensinya untuk dikembangkan sebagai Intellectual Property (IP). 

Kedua, tim memberikan pendampingan manajemen proyek yang menghasilkan Standard Operating Procedure (SOP) perancangan dan produksi komik demi menjaga standardisasi kualitas luaran.

Guna memastikan kelayakan produk sebelum dilepas ke publik, tim gabungan menjadwalkan uji keterbacaan komik Pikolo ke-6 pada Sabtu-Minggu, 8-9 Agustus 2026. Setelah dinyatakan layak, komik ini siap diterbitkan dan dipublikasikan secara luas dalam format fisik maupun digital, dibarengi dengan strategi advertising untuk mendongkrak public exposure

Pikolo edisi ke-6 ini juga dipersiapkan untuk berpartisipasi dalam ajang industri kreatif bergengsi, Comipara 2026 mendatang.

Sinergi Berkelanjutan di Laboratorium Hidup

Kolaborasi ini menjadi jalan dua arah yang saling menghidupi. Bagi IKILO, program ini membuka cakrawala baru mengenai hilirisasi produk kreatif, di mana kekayaan intelektual mereka kini didorong agar dapat diaplikasikan ke berbagai medium bernilai jual tinggi hingga kebutuhan city branding.

Sementara bagi civitas akademika ISI Solo, komunitas IKILO merupakan laboratorium hidup yang valid untuk menguji teori desain dalam memecahkan masalah komunikasi visual nyata di ruang publik. 

Harun berharap sinergi ini dapat terus dipertahankan secara berkelanjutan lewat dukungan yang lebih luas, baik dari pemerintah daerah maupun para pemangku kepentingan di sektor pariwisata.