Telkom Tanam 20 Ribu Mangrove Perkuat Pesisir Jateng dan NTT

Kusumawati - Jumat, 07 Agustus 2026 11:00 WIB
Telkom Tanam 20 Ribu Mangrove Perkuat Pesisir ​Bagian dari program GoZero%, Save our Planet dalam menciptakan dampak berkelanjutan bagi lingkungan, masyarakat, dan ekonomi. (Soloaja)

JAKARTA (Soloaja.co) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan melalui aksi nyata penanaman 20.000 bibit mangrove di dua kawasan pesisir Indonesia. Lokasi konservasi tersebut mencakup Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, serta Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan ini diselenggarakan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Konservasi Mangrove Internasional pada 26 Juli dan Hari Konservasi Alam Internasional pada 28 Juli. Aksi strategis ini sekaligus menegaskan komitmen mendalam TelkomGroup dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup global secara berkelanjutan.

Agenda hijau yang melibatkan relawan dari holding company, Telkom Regional III, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), dan PT Telkom Akses (Telkom Akses) ini menjadi motor penggerak untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Langkah kolaboratif bersama masyarakat ini diinisiasi guna menyokong target pembangunan nasional yang berbasis lingkungan.

Aksi penanaman mangrove tersebut merupakan implementasi konkrit dari gerakan keberlanjutan GoZero% – Sustainability Action by Telkom Indonesia, khususnya melalui pilar Save Our Planet yang berfokus pada mitigasi perubahan iklim. Selain meminimalisasi risiko abrasi pantai dan mendukung penyerapan emisi karbon, program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah operasional serta infrastruktur digitalnya.

Inisiatif hijau yang dijalankan TelkomGroup turut mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan penciptaan nilai jangka panjang (long-term value). Langkah strategis tersebut sejalan dengan fokus Danantara Indonesia dalam memperkuat praktik bisnis berorientasi keberlanjutan, pengelolaan aset yang bertanggung jawab, serta penciptaan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Di Telkom Regional III, kami memandang bahwa setiap aktivitas operasional harus memberikan nilai tambah bagi wilayah tempat kami hadir. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan sebagai bagian dari tanggung jawab kami terhadap lingkungan," ujar EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto.

Senada dengan hal itu, VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri mengatakan bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur ramah lingkungan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga alam serta memberikan manfaat konkrit bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

"Kami percaya bahwa keberlanjutan harus tumbuh bersama kemajuan teknologi. Karena itu, TelkomGroup tidak hanya membangun konektivitas digital, tetapi juga peduli terhadap kondisi alam, menjaga ekosistem dan memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional agar manfaat yang dihadirkan dapat dirasakan secara berkelanjutan," papar Gunawan.

Pemilihan Desa Kedungmalang di Jepara didasarkan pada kondisi pesisirnya yang terdampak abrasi, sehingga membutuhkan rehabilitasi mangrove sebagai pelindung alami garis pantai. Sebanyak 10.000 bibit mangrove ditanam bersama warga dan pemerintah daerah demi memperkuat ketahanan kawasan pesisir sekaligus mendongkrak kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga bumi.

Sementara itu, 10.000 bibit lainnya ditanam di Desa Golo Sepang, NTT, sebuah wilayah yang memiliki nilai ekologis tinggi di sekitar infrastruktur digital TelkomGroup. Selain penanaman, dilakukan pula aktivasi Rumah Edukasi Mangrove sebagai pusat pembelajaran, konservasi, dan pemberdayaan kapasitas masyarakat pesisir dalam pengelolaan ekosistem secara jangka panjang.

Program ini memperkuat rekam jejak panjang TelkomGroup dalam rehabilitasi lingkungan di Indonesia. Sepanjang periode 2024–2026, TelkomGroup sukses merealisasikan penanaman hingga 179.150 bibit mangrove di berbagai wilayah pesisir Indonesia demi menjaga keanekaragaman hayati dan mendukung target target pembangunan rendah karbon nasional.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS