“Domino Games” Inovasi Matematika UNISRI Tembus Thailand

Kusumawati - Jumat, 07 Agustus 2026 13:28 WIB
Tim pengabdian FKIP Unisri Lewat Game-Based Learning, perkenalkan "Domino Games" untuk tingkatkan motivasi belajar siswa dasar di Thailand (Soloaja)

SONGKHLA, THAILAND (Soloaja.co) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta sukses melaksanakan agenda pengabdian internasional di Suksasat School, Songkhla, Thailand, belum lama ini.

Kegiatan bertajuk “Enjoyable Math Learning Through Domino Games” ini menyasar siswa kelas 1 dan kelas 2 sekolah dasar (SD) sebagai peserta utama.

Program global tersebut diinisiasi dengan tujuan utama meningkatkan minat serta pemahaman matematika anak melalui pendekatan game-based learning yang interaktif dan menyenangkan.

Ketua tim pengabdian, Alfonsa Maria Sofia Hapsari, bersama anggota Arif Sutikno dan mahasiswa Michkel Wahyu Romadhani, memperkenalkan permainan domino matematika yang telah dimodifikasi secara khusus. Materi yang ditanamkan mencakup pengenalan angka, penjumlahan, hingga pengurangan sederhana.

"Melalui permainan domino ini, siswa diajak belajar sambil bermain. Dengan begitu konsep matematika lebih mudah dipahami dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia sekolah dasar," jelas Alfonsa Maria Sofia Hapsari dalam keterangannya, Jumat (07/08).

Suasana kelas selama kegiatan berlangsung terpantau sangat hidup dan penuh antusias. Para siswa aktif mencocokkan kartu domino, berdiskusi dalam kelompok, serta menyelesaikan berbagai tantangan matematika secara kolaboratif.

Tak hanya bagi siswa, tim UNISRI juga memberikan pendampingan intensif kepada guru-guru Suksasat School mengenai penerapan game-based learning agar para pendidik mampu mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif ke depan.

Penggunaan media domino terbukti tidak sekadar mendongkrak motivasi belajar siswa, namun juga melatih kemampuan berpikir logis, kerja sama tim, dan keterampilan memecahkan masalah (problem solving) sejak dini.

Sebagai wujud keberlanjutan program, tim pengabdian turut menyerahkan langsung media pembelajaran domino matematika beserta buku panduan penggunaannya kepada pihak sekolah.

Kepala Suksasat School menyampaikan apresiasi tinggi atas terealisasinya kerja sama internasional ini. Menurutnya, metode berbasis permainan tersebut memberikan pengalaman baru yang berharga bagi guru maupun siswa, sekaligus membuka peluang pengembangan inovasi pembelajaran matematika yang jauh lebih efektif di tingkat sekolah dasar.

Agenda internasional ini menjadi bagian dari implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi UNISRI di bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus sebagai langkah konkret dalam penguatan kerja sama akademis di bidang pendidikan global.

UNISRI berkomitmen penuh untuk terus mendorong internasionalisasi melalui riset, pengabdian, dan kolaborasi global yang adaptif demi menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS