Kesehatan
Rabu, 07 Januari 2026 18:24 WIB
Penulis:Redaksi Daerah
Editor:Redaksi Daerah

JAKARTA — Membaca adalah suatu aktivitas yang memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan Anda.
Bahkan, kebiasaan membaca setiap hari akan membantu memperpanjang usia, memperlambat penurunan fungsi otak, memperbaiki kualitas tidur, mengurangi stres, dan masih banyak lagi.
Seperti yang dilansir dari Verywell Health, yang menarik adalah, apa yang Anda baca tidak terlalu berpengaruh.
BACA JUGA: 6 Kebiasaan ‘Sepele’ yang Diam-diam Merusak Kesehatan Anda
Baik itu Anda membaca soal pengembangan diri, novel misteri, atau serial fiksi ilmiah favorit, memiliki efek yang sama. Inilah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari rutin membaca.
Membaca bisa menjadi kunci untuk hidup lebih panjang.
Menurut studi tahun 2016 dari Yale University School of Public Health, membaca buku dapat menurunkan risiko kematian hingga 20%.
Meski membaca apa pun bisa memperpanjang usia, manfaat terbesar ditemukan pada orang yang membaca buku, dibandingkan mereka yang hanya membaca majalah atau surat kabar.
Selain itu, membaca buku fiksi justru terbukti paling bermanfaat. Penelitian ini menunjukkan bahwa membaca fiksi minimal 30 menit per hari dapat menambah usia rata-rata sekitar dua tahun.
Efek ini tetap terlihat meski faktor seperti jenis kelamin, tingkat ekonomi, pendidikan, dan kondisi kesehatan diperhitungkan.
Para peneliti menduga penggunaan imajinasi saat membaca fiksi membantu menjaga otak tetap aktif, sehingga berdampak baik bagi kesehatan jangka panjang.
BACA JUGA: Dinilai Sehat, 8 Kebiasaan Ini Justru Memperpendek Umur
Membaca dapat melindungi otak Anda dari penurunan kognitif, yaitu menurunnya kemampuan mengingat, berpikir, belajar, dan berkonsentrasi.
Seseorang yang rutin membaca cenderung mempertahankan fungsi otaknya lebih baik saat menua dibandingkan mereka yang jarang membaca.
Manfaat ini berkaitan dengan cadangan kognitif, yaitu suatu ketahanan otak terhadap kerusakan atau penurunan fungsi. Semakin sering Anda membaca atau melakukan aktivitas yang menstimulasi otak, semakin besar cadangan kognitif yang dimiliki.
Studi tahun 2021 menemukan bahwa membaca secara rutin merupakan faktor pelindung dari penurunan kognitif pada usia lanjut, terlepas dari tingkat pendidikan seseorang.
Membaca adalah cara yang menyehatkan untuk melepas penat dan sejenak menjauh dari tekanan hidup sehari-hari. Membaca buku fiksi, khususnya, dapat meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Tinjauan penelitian tahun 2022 menunjukkan bahwa membaca fiksi memberikan dampak positif dan cepat pada suasana hati dan emosi. Selain itu, membaca juga membantu memperkuat daya ingat dan pemrosesan informasi di otak Anda dalam menyimpan informasi jangka panjang.
Manfaat membaca tidak hanya sebatas perasaan lebih baik, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran diri, optimisme, kebahagiaan, dan emosi positif lainnya.
Kebiasaan membaca sebelum tidur dapat memberikan manfaat besar bagi kualitas tidur. Aktivitas yang berenergi rendah dan membantu tubuh serta pikiran lebih rileks.
Meski begitu, lebih baik membaca buku fisik dibandingkan membaca di layar ponsel atau tablet. Cahaya biru dari layar dapat mengganggu produksi hormon melatonin, mengurangi tidur REM, mengacaukan jam biologis, dan membuat tubuh sulit mengantuk.
BACA JUGA: 10 Tren Kesehatan yang Diprediksi ‘Meledak’ di 2026
Orang yang hobi membaca biasanya lebih mudah memahami informasi kesehatan. Kemampuan ini disebut literasi kesehatan.
Literasi kesehatan yang baik membantu seseorang mencegah masalah kesehatan, melindungi data kesehatan pribadi, serta mengambil keputusan yang tepat saat menghadapi masalah medis.
Membaca tentang kesehatan dan faktor risikonya dapat meningkatkan pemahaman Anda. Jangan ragu bertanya kepada tenaga medis jika ada informasi yang kurang dipahami.
Membaca dapat meningkatkan kecerdasan karena otak terus dilatih untuk menyerap dan mengolah informasi. Semakin sering otak digunakan, semakin baik kinerjanya.
Studi menunjukkan bahwa membaca dapat memperkaya kosakata, yang berkaitan erat dengan tingkat kecerdasan.
Membaca dapat mengasah kemampuan sosial karena memberikan contoh interaksi dan perilaku sosial yang bisa dipelajari.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin membaca memiliki keterampilan sosial dan perilaku yang lebih baik dibandingkan mereka yang jarang membaca.
Membaca fiksi bahkan membantu remaja dan orang dewasa menjadi lebih empatik, memahami perasaan orang lain, serta meningkatkan kepercayaan diri dan sikap asertif.
BACA JUGA:
Itu tadi beberapa manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan ketika Anda rutin membaca.
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 07 Jan 2026
Bagikan