UIN Surakarta dan Bawaslu Sukoharjo Gelar Kelas Sengketa Pemilu

Senin, 31 Agustus 2026 22:08 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1002072598.jpg
Kelas sengketa Bawaslu Sukoharjo di UIN RM Said Surakarta (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo bekerja sama dengan Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta dan Bawaslu Jawa Tengah resmi membuka Kuliah Perdana Kelas Khusus Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu Angkatan ke-2 di Aula Fakultas Syariah, Senin (31/8/2026).

Program yang digagas Anggota Bawaslu Sukoharjo Eko Budiyanto bersama akademisi UIN RM Said Dr. Bakhrul Amal ini disiapkan sebagai wadah penguatan literasi demokrasi serta pengasahan keahlian hukum praktis mahasiswa.

Rektor UIN RM Said Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag., mengapresiasi kolaborasi tersebut dan mendorong agar kelas ini melahirkan luaran akademik yang konkret bagi penguatan hukum nasional.

"Kelas pemilu Angkatan ke-2 ini harus punya dampak nyata. Kalau mahasiswa sudah bisa mengusulkan draf judicial review ke Mahkamah Konstitusi, itu luar biasa," tegas Prof. Toto di hadapan para peserta.

Kurikulum Berfokus Keadilan Restoratif

Mewakili Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Wahyudi Sutrisno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa materi pada angkatan kedua ini difokuskan secara mendalam pada mekanisme penyelesaian sengketa, baik dari tataran filosofis hingga simulasi praktis.

Ia menekankan perbedaan mendasar antara penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa proses pemilu dalam konteks keadilan pemilu.

  • Penanganan Pelanggaran: Berorientasi punitif atau memberikan sanksi hukum.
  • Penyelesaian Sengketa: Berorientasi restoratif (memulihkan hak) dan korektif (mengoreksi keputusan administrasi).

Bekal Khusus Calon Penyelenggara Pemilu

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah Prof. Dr. Muh. Nashirudin, S.Ag., M.A., M.Ag., menilai penguasaan materi sengketa proses pemilu menjadi nilai tambah strategis bagi para lulusan hukum, terutama yang memproyeksikan karier di lembaga penyelenggara maupun pengawas pemilu.

Rangkaian acara pembukaan ditutup dengan kuliah perdana yang dibawakan langsung oleh Ketua Bawaslu Sukoharjo, Rochmad Basuki, mengenai urgensi partisipasi aktif masyarakat dalam pengawalan kualitas demokrasi.