1,446 Mahasiswa KKN UNISRI Resmi Ditarik dari Sragen

Kusumawati - Senin, 31 Agustus 2026 11:44 WIB
Penarikan mahasiswa KKN Unisri Surakarta di Sragen (Soloaja)

SRAGEN (Soloaja.co) — Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta secara resmi menarik 1.446 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang telah menyelesaikan masa pengabdian selama 50 hari di 11 kecamatan di Kabupaten Sragen. Acara penarikan tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UNISRI, Prof. Sutoyo, M.Pd.

Adapun 11 kecamatan yang menjadi lokasi pengabdian mahasiswa UNISRI pada periode ini mencakup Kecamatan Jenar, Plupuh, Mondokan, Gemolong, Gesi, Kalijambe, Sumberlawang, Tangen, Miri, Sukodono, dan Tanon.

Apresiasi Pemerintah Daerah dan Lonjakan Prestasi

Pemerintah setempat memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas kontribusi aktif para mahasiswa selama berada di lapangan. Camat Gemolong, Nugroho Dwi Wibowo, S.STP, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kerja keras dan pengabdian mahasiswa yang membawa dampak nyata bagi masyarakat.

"Selama 50 hari di sini, mahasiswa bisa menjadikan ini pengalaman berharga untuk diri sendiri dan masyarakat. Kami atas nama masyarakat Gemolong mengucapkan terima kasih karena dengan adanya mahasiswa KKN UNISRI, Gemolong menjadi lebih baik. Terima kasih juga, saat program Dandan Omah Pemkab, mahasiswa KKN turut membantu sehingga Gemolong bisa menorehkan prestasi, melonjak dari peringkat 20 ke peringkat 7," ungkap Nugroho.

Ia juga berpesan agar para mahasiswa tidak melupakan Gemolong yang terdiri dari 10 desa dan 4 kelurahan, serta menyambut hangat jika para mahasiswa ingin kembali untuk bersilaturahmi maupun melanjutkan pengabdian.

Wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi

Dalam arahannya, Rektor UNISRI, Prof. Sutoyo, M.Pd, menegaskan bahwa KKN merupakan wujud nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus wahana pembelajaran langsung di tengah dinamika masyarakat.

Fokus Kegiatan KKNTujuan Utama
Sosialisasi & InteraksiMemahami persoalan riil di tengah masyarakat secara langsung
Aplikasi KeilmuanMengimplementasikan teori akademis kampus untuk solusi lokal
Bekal PengabdianMembentuk karakter mahasiswa agar siap terjun ke masyarakat luas

"Melalui KKN ini mahasiswa belajar bersosialisasi, memahami persoalan masyarakat, dan mengaplikasikan ilmu yang didapat di kampus. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama 50 hari ini bisa menjadi bekal ketika nanti mengabdi di masyarakat luas," ujar Prof. Sutoyo.

Ekspansi Program KKN ke Depan

Tak berhenti di wilayah Solo Raya, UNISRI berencana untuk terus memperluas jangkauan program pengabdian masyarakatnya di masa mendatang.

"Setelah program KKN di Solo Raya selesai, kami juga akan memprogramkan KKN Jawa Tengah, agar jangkauan pengabdian UNISRI semakin luas dan manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak masyarakat," tegas Prof. Sutoyo.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan vandel secara simbolis dari Rektor UNISRI kepada perwakilan pemerintah kecamatan sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih atas dukungan penuh selama KKN berlangsung. Melalui sinergi ini, UNISRI berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah dapat terus terjalin demi mewujudkan desa yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS