PMB UMS 2026 Resmi Ditutup, Target 8 Ribu Mahasiswa Baru Terlampaui

Kusumawati - Senin, 31 Agustus 2026 15:26 WIB
Suasana pendaftaran PMB UMS (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tahun 2026 resmi ditutup pada Sabtu (29/8/2026) pukul 15.00 WIB. UMS mencatatkan capaian impresif dengan melampaui target awal sebesar 8.000 mahasiswa baru.

Direktur Direktorat Akademik dan Admisi UMS, Dr. Triyono, S.E., M.Si., mengungkapkan bahwa hingga Sabtu sore tercatat sebanyak 8.098 calon mahasiswa telah menyelesaikan proses registrasi. Sementara itu, akumulasi pendaftar hingga Sabtu siang menembus angka 28.461 orang.

"Kita tidak hanya berhasil mencapai target, tetapi melampauinya dan merangkul lebih dari 8 ribu mahasiswa baru," ujar Triyono. Para mahasiswa baru tersebut tersebar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program sarjana, magister, hingga doktoral.

Meskipun pendaftaran telah resmi ditutup, masa registrasi bagi calon mahasiswa baru masih dibuka hingga 5 September 2026, sehingga angka mahasiswa yang melakukan registrasi diprediksi masih akan terus bertambah.

Siap Cetak Generasi Unggul dan Mendunia

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menegaskan bahwa para mahasiswa baru yang diterima merupakan insan pilihan. Ia mengajak seluruh civitas academica untuk bersama-sama mencetak lulusan yang unggul dan siap menghadapi tantangan global.

"Saatnya kita memberikan layanan catur darma terbaik kepada mahasiswa baru supaya semuanya dapat lulus tepat waktu dan memiliki keterampilan dalam hidup, kehidupan, penghidupan, dan berpenghidupan bermasyarakat," tegas Rektor optimis.

Buah Kepercayaan Publik dan Sinergi Tim

Kasubdit Admisi & Layanan Akademik UMS, Ratnanto Fitriadi, S.T., M.T., turut menyampaikan apresiasinya atas kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam kesuksesan PMB tahun ini.

Menurut Ratnanto, tingginya angka pendaftar merupakan bentuk tingginya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan di UMS. Pihaknya berkomitmen untuk menjaga amanah tersebut dengan terus menghadirkan ekosistem pembelajaran yang berkualitas dan adaptif.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS