Sidak Forkopimda Wonogiri: Stok Pangan dan Elpiji Aman

Kamis, 26 Februari 2026 21:36 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001404319.jpg
Bupati dan Forkopimda Wonogiri pantau sembako dan elpiji di pasar (Soloaja)

WONOGIRI (Soloaja.co) – Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H, jajaran Forkopimda Kabupaten Wonogiri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik strategis untuk memantau ketersediaan bahan pokok penting (bapokting), Rabu (25/2). Hasil pantauan menunjukkan stok pangan melimpah, distribusi lancar, dan harga di pasaran relatif stabil.

Sidak dipimpin langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno bersama Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., serta perwakilan TNI, Kejaksaan, Bulog, dan Bank Indonesia. Peninjauan diawali di Pasar Kota Wonogiri untuk mengecek komoditas harian.

Harga Cabai Mulai Melandai

Berdasarkan data di lapangan, ketersediaan beras, gula, minyak goreng, hingga daging sapi dipastikan mencukupi. Menariknya, sejumlah komoditas hortikultura justru mengalami tren penurunan harga yang signifikan.

“Cabai merah besar keriting turun dari Rp38.000 menjadi Rp26.000 per kilogram. Begitu juga cabai rawit merah yang turun ke angka Rp75.000 dari sebelumnya Rp80.000. Fluktuasi ini masih dalam batas wajar dan distribusi dari pemasok terpantau lancar,” ungkap Bupati Setyo Sukarno.

Petugas juga memastikan tidak ditemukan indikasi praktik penimbunan barang yang dapat memicu kelangkaan di masyarakat.

Cadangan Beras dan Elpiji Terjamin

Peninjauan dilanjutkan ke Gudang Bulog Wonogiri. Tercatat, Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 1.346.179,50 kilogram dan stok jagung sebanyak 466.750 kilogram. Beras SPHP pun disiagakan untuk segera digelontorkan melalui operasi pasar jika terjadi lonjakan harga sewaktu-waktu.

Tak hanya pangan, Forkopimda juga menyambangi SPBE Kartika Dharma Ngadirojo untuk memastikan ketersediaan elpiji 3 kg. Stok gas bersubsidi dinyatakan aman dengan harga di tingkat pangkalan sesuai HET sebesar Rp18.000 per tabung.

Langkah Preventif Kepolisian

Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan bahwa sidak ini merupakan langkah preventif guna menjaga stabilitas harga sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas selama hari besar keagamaan.

“Polres Wonogiri akan terus melakukan monitoring intensif bersama instansi terkait. Tujuannya agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan kebutuhan pokok,” tegas Kapolres.

Dengan hasil sidak ini, masyarakat Wonogiri diimbau untuk tidak melakukan panic buying karena ketersediaan barang di pasar, gudang Bulog, maupun agen elpiji dipastikan terkendali hingga Idulfitri mendatang.