Rakernas NPC Indonesia Fokus Bidik Prestasi di Nagoya dan AS

Selasa, 28 April 2026 11:06 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001614660.jpg
Pembukaan Rakernas NPCI di Lorin Hotel Solo (Soloaja)

KARANGANYAR (Soloaja.co) — National Paralympic Committee (NPC) Indonesia resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Lorin Hotel Solo, Senin (27/4) malam. Agenda tahunan yang dihadiri perwakilan 34 pengurus daerah ini menekankan penguatan sinergi antara daerah dan pusat guna menjaring atlet potensial menuju panggung internasional.

Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, menegaskan bahwa peran pengurus daerah adalah ujung tombak pembinaan. Ia mendorong agar setiap Pemerintah Provinsi memberikan dukungan merata terhadap NPC di wilayah masing-masing.

"Kami ingin program kerja di daerah berjalan maksimal. Gubernur diharapkan mendengar keluh kesah NPC daerah agar upaya memunculkan atlet level internasional terus berjalan optimal," ujar Senny.

Sebagai langkah konkret, NPC Indonesia telah menjalankan program "Mendobrak Batas" di 26 provinsi. Dari ribuan calon atlet yang terjaring, sosok terpilih akan digembleng di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI) yang berlokasi di Delingan, Karanganyar.

Persiapan Peparnas XVIII dan Mitigasi Fasilitas

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, yang hadir mewakili Menpora Erick Thohir, berharap rakernas ini menghasilkan kebijakan strategis, termasuk persiapan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVIII 2028 di NTB dan NTT.

"Sangat penting melakukan mitigasi sejak dini, terutama koordinasi dengan tuan rumah terkait pembangunan sarana prasarana yang harus ramah bagi penyandang disabilitas," jelas Surono.

Misi Besar di Nagoya dan Sejarah Sepak Bola CP

Di luar agenda rakernas, NPC Indonesia tengah mematangkan persiapan menuju Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang. Sebanyak 11 cabang olahraga (cabor) dipersiapkan untuk menambal potensi kehilangan medali dari cabor para catur yang tidak dipertandingkan.

"Cabor yang sedang naik daun seperti para panahan, boccia, para judo, dan para atletik diharapkan menjadi tumpuan medali. Kami juga kuat di nomor ganda baru para bulu tangkis, *combined class 8*," ungkap Wasekjen NPC Indonesia, Rima Ferdianto.

Selain itu, sejarah baru tercipta bagi tim sepak bola *Cerebral Palsy* (CP) Indonesia yang berhasil lolos ke IFCPF World Cup 2026 di Amerika Serikat sebagai wakil utama Asia. Tim asuhan Yanuar Dhuma Ardhiyanto dijadwalkan menjalani persiapan intensif selama empat bulan mulai Juni mendatang.

Poin Strategis Rakernas NPC 2026:
* Pemerataan Dukungan: Mendorong sinergi anggaran dan fasilitas dari Pemprov untuk NPC daerah.
* Sentralisasi Latihan: Optimalisasi PPPI Delingan sebagai kawah candradimuka atlet difabel.
* Target Internasional: Fokus peraihan medali emas di Asian Para Games Nagoya dan debut Piala Dunia Sepak Bola CP di AS.