Keceriaan UMKM Vaganza: 800 Anak Ikut Lomba Mewarnai dan Tari Dolanan
SOLO (Soloaja.co) – Suasana penuh keceriaan dan kepolosan anak-anak mewarnai salah satu sudut Hotel Minoa Solo pada Jumat (12/6). Sebanyak hampir 800 anak tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) tumpah ruah mengikuti lomba mewarnai serta lomba tari kreasi dolanan anak. Acara ini digelar sebagai bagian dari rangkaian semarak kegiatan UMKM Vaganza.
Koordinator Acara, Yellow Sri Harjani, mengungkapkan rasa syukur dan tidak menyangka atas antusiasme luar biasa dari para peserta serta orang tua. Pasalnya, target awal yang dipatok panitia sebenarnya hanya 500 peserta.
"Alhamdulillah, dari target awal Pak Joko yang menginginkan 500 peserta, ternyata yang mendaftar melonjak sampai hampir 800 anak. Antusiasme orang tua sangat luar biasa," ujar Yellow di sela-sela acara.
- Perkuat Penerimaan Negara, Pemkot dan DJP Jateng II Integrasikan Data
- Pakar Farmasi UMS: Waspada Kosmetik Ilegal Hasil Instan
Lestarikan Tradisi Lewat Tari Kreasi
Yellow menjelaskan, lomba tari kreasi dolanan anak ini sengaja diangkat sebagai bentuk keresahan sekaligus motivasi karena anak-anak zaman sekarang dinilai mulai kekurangan ruang dan waktu untuk bermain permainan tradisional (dolanan).
Meskipun saat ini bertepatan dengan sibuknya persiapan akhirussanah (pelepasan kelulusan) di sekolah, para peserta tetap tampil memukau. Sebanyak 22 kelompok tari—dengan masing-masing kelompok beranggotakan 6 anak TK—sukses membuat panitia berdecak kagum.
"Kami ingin memotivasi mereka melalui kreasi tari yang memasukkan unsur dolanan anak. Panitia sampai kaget, anak-anak TK ternyata bisa tampil kompak dan apik, padahal waktu latihan mereka terbagi dengan persiapan akhirussanah," tambahnya.
- Pemkot Surakarta Raih WTP 16 Kali Berturut-turut
- Kenaikan BI Rate dan Pertamax Berpotensi Gerus Konsumsi Rumah Tangga
Antusiasme Mewarnai Tema Budaya
Selain tari, lomba mewarnai menjadi magnet terbesar dengan rincian peserta sekitar 350 anak TK dan 150 anak SD. Menariknya, tema gambar yang diusung tetap kental dengan nuansa budaya:
* Kategori TK: Mengusung tema "Mari Menari" dengan objek gambar anak perempuan yang sedang menari.
* Kategori SD: Mengusung tema tokoh pewayangan "Gatotkaca" yang sedang menari.
Gandeng Juri Independen Demi Transparansi
Untuk menjaga objektivitas dan transparansi penilaian, panitia secara khusus menggandeng Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Surakarta yang diketuai oleh Ibu Dwi Purwani, S.Pd., beserta perwakilan dari 5 kecamatan di Solo.
- Saat Harga Emas Melemah, Haruskah Kamu Mulai Mengoleksi?
- Nilai Outstanding Pendanaan Pindar Tembus Rp102 Triliun, Tumbuh 26,11 Persen
Tak hanya itu, panitia juga melibatkan perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Surakarta. Langkah ini diambil agar penilaian benar-benar murni dari pihak luar, guna menghindari konflik kepentingan jika juri diambil dari guru sekolah peserta.
Berkat dukungan dari berbagai sponsor mandiri seperti Pascola, Inako, produk tisu, dan produsen alat tulis, pihak panitia memberikan fasilitas mulai dari krayon, pensil warna, goodie bag, juga mendapat makanan ringan. Juga hadiah menarik berupa piala serta uang pembinaan bagi para pemenang tanpa harus membebani pihak luar.
Melihat kesuksesan besar ini, Yellow Sri Harjani berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan di Kota Solo untuk terus memberikan wadah edukasi dan wawasan baru yang positif bagi anak-anak.
