Danrem 074/Warastratama
Kamis, 13 Agustus 2026 18:27 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SUKOHARJO (Soloaja.co) — Akses transportasi masyarakat di perbatasan Desa Tambakboyo dengan Desa Tangkisan di Kecamatan Tawangsari, kini semakin mudah dan cepat. Hal ini menyusul diresmikannya Jembatan Garuda pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Warga sangat bersyukur atas keberadaan jembatan baru ini, karena berhasil memangkas jalur memutar yang selama ini harus ditempuh warga sejauh 6 hingga 7 kilometer.
Peresmian fasilitas penyeberangan tersebut dihadiri langsung oleh Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika, Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, serta Komandan Kodim (Dandim) 0726/Sukoharjo Letkol inf. Reza Sahputra.
Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika mengungkapkan bahwa jembatan ini membawa nilai manfaat yang sangat besar bagi aktivitas harian masyarakat. Demi menjaga fungsi fasilitas tersebut, pihak TNI telah menginstruksikan jajaran Kodim untuk melakukan pengawasan berkala.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh warga yang telah bergotong royong menyukseskan pembangunan ini. Jaga dan rawat jembatan ini dengan baik, ” Pesan Irdam.
Sementara itu, Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo menegaskan bahwa Jembatan Garuda bukan sekadar bangunan fisik semata. Fasilitas ini menjadi simbol yang memperkokoh persatuan, konektivitas antarwilayah, sekaligus membuka keran perputaran ekonomi dan kemudahan akses pendidikan.
“Pembangunan ini menjadi bukti kehadiran negara dalam menjangkau wilayah pinggiran agar masyarakat benar-benar merasakan kemerdekaan, terlebih menjelang perayaan 17 Agustus.” Kata Eko Sapto.
Terkait keberlanjutan infrastruktur di Sukoharjo, Dandim menjelaskan bahwa Jembatan Garuda di Tambakboyo ini merupakan bagian dari program prioritas presiden. Pada tahap lima dan enam ini, terdapat lima titik jembatan lagi yang tengah dikejar pembangunannya, meliputi wilayah Kecamatan Weru, Majasto Tawangsari, Pandean Grogol, serta dua titik di Tepisari.
“Pemerintah daerah bersama TNI secara total telah mengajukan lebih dari 23 usulan pembangunan jembatan yang ditargetkan rampung secara bertahap.” Imbuh Dandim.
Respons positif juga datang dari pihak desa. Kepala Desa Tambakboyo, Samsul Arifin, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah pusat dan jajaran TNI yang terlibat langsung dalam proses konstruksi.
“Pihak pemerintah desa berkomitmen penuh untuk menjaga kelestarian jembatan. Lebih dari sekadar jalur lintasan, ruang di sekitar kanan dan kiri Jembatan Garuda ke depan akan dikembangkan menjadi kawasan ekonomi baru dan tempat berinteraksi warga, seperti pusat kuliner dan kedai kopi.” Pungkasnya.
Bagikan