Harga Pakan Hijauan Melonjak, Peternak Domba di Sukoharjo Menjerit
SUKOHARJO (Soloaja.co) — Musim kemarau yang berkepanjangan memberi tekanan berat bagi para peternak kambing dan domba di Kabupaten Sukoharjo. Selain kelangkaan pasokan, harga pakan hijauan melonjak tajam hingga memaksa peternak merogoh kocek lebih dalam.
Kondisi tersebut salah satunya dirasakan oleh Andhika, peternak asal Kecamatan Nguter yang mengelola sekitar 1.000 ekor kambing dan domba. Untuk memberi makan ribuan ternaknya, ia membutuhkan setidaknya dua ton hijauan setiap hari.
- Plt Bupati Sukoharjo Buka Kejurkab PBSI Sukoharjo 2026 Diikuti 138 Atlet Muda
- Telkom Bangun Ekosistem Keberlanjutan di Bukit Klangon
"Kalau kemarau, kenaikan harga pakan jelas sangat terasa, bahkan naik drastis. Hijauan yang sebelumnya sekitar Rp500 per kilogram sekarang mencapai Rp900 per kilogram," ujar Andhika, Senin (28/9/2026).
Menipisnya stok pakan di area sekitar membuat peternak terpaksa berburu hijauan hingga ke luar daerah agar kebutuhan pakan harian tetap terpenuhi.
- Emas Antam Tertekan, Harga Buka Pekan Sentuh Level Terendah September
- Bukan Ikan Biasa, Nila Hitam Kini Mengancam Ekosistem Thailand
Di saat biaya operasional membengkak, para peternak justru dihadapkan pada penurunan harga jual ternak. Saat ini, domba pedaging dihargai sekitar Rp65 ribu per kilogram, sedangkan domba afkiran berada di kisaran Rp33 ribu per kilogram.
Bagi peternak skala besar, kenaikan biaya pakan sebesar Rp400 per kilogram memberikan dampak finansial yang cukup signifikan. Ditambah dengan turunnya harga jual di pasaran, margin keuntungan peternak kini semakin tertekan.
