Groundbreaking Jembatan Garuda Tambakboyo, Mudahkan Akses Ekonomi

Kusumawati - Rabu, 01 April 2026 07:56 WIB
Groundbreaking jembatan Garuda Tambakboyo Sukoharjo (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) – Kabar gembira menyelimuti warga Desa Tambakboyo dan sekitarnya. Pembangunan Jembatan Garuda yang membentang di atas Sungai Bengawan Solo resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking), Selasa (31/3). Proyek strategis ini diprediksi akan menjadi urat nadi baru yang memangkas waktu tempuh warga secara signifikan.

Peresmian dilakukan secara serentak melalui video conference yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin. Di lokasi pembangunan wilayah Sukoharjo, hadir Bupati Etik Suryani, Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo, serta Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra.

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyatakan rasa syukurnya atas realisasi jembatan gantung sepanjang 110 meter tersebut. Menurutnya, infrastruktur ini merupakan solusi konkret bagi akses pendidikan dan ekonomi warga perbatasan.

"Alhamdulillah, jembatan ini sangat bermanfaat untuk akses anak sekolah hingga mobilitas ke pasar. Sebelumnya warga harus memutar jauh, dengan adanya jembatan ini, jarak tempuh bisa hemat 6 sampai 7 kilometer," jelas Etik.

Program Nasional Percepatan Desa

Pembangunan ini merupakan bagian dari program nasional Presiden RI untuk memperkuat infrastruktur perdesaan. Di wilayah Kodam IV/Diponegoro, ditargetkan pembangunan 71 jembatan, dengan 16 titik berlokasi di Solo Raya. Meski Pemkab Sukoharjo mengajukan 21 titik, realisasi di Tambakboyo ini menjadi langkah awal yang krusial.

Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Reza Sahputra, menjelaskan bahwa pengerjaan jembatan mengadopsi pola padat karya yang melibatkan personel TNI dan swadaya masyarakat, serupa dengan sistem TMMD.

"Kami menerjunkan tenaga ahli khusus untuk teknis pembesian dan konstruksi, sementara masyarakat diharapkan membantu dalam semangat gotong royong umum. Targetnya selesai dalam satu bulan," ungkap Letkol Inf Reza.

Dongkrak Ekonomi Perbatasan

Apresiasi besar juga datang dari Kepala Desa Tambakboyo, Samsul Arifin. Ia berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran TNI atas perhatian pada infrastruktur perintis di wilayahnya.

"Secara mobilitas nanti akan jauh lebih dekat. Ini membawa manfaat besar bagi bidang pendidikan, pertanian, maupun ekonomi bagi warga di perbatasan Desa Tambakboyo, Tangkisan, dan Majasto," pungkasnya.

Jembatan Garuda diharapkan tidak sekadar menjadi sarana penyeberangan, tetapi juga penggerak potensi ekonomi lokal di sepanjang bantaran Bengawan Solo.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS