BRI
Rabu, 22 April 2026 09:37 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SALATIGA (Soloaja.co) — Pelayanan sejati tidak selalu bermula dari memberi, namun sering kali berawal dari kesediaan untuk duduk bersama dan mendengarkan. Semangat inilah yang diusung Telkomsel dalam memperingati Hari Kartini melalui kegiatan Telkomsel Prestige Customers Gathering yang digelar di Hotel Wahid Prime Salatiga.
Dalam momen yang sarat makna tentang ruang dan suara ini, Telkomsel mengundang para pelanggan setia bukan sekadar sebagai pengguna layanan, melainkan sebagai mitra yang ceritanya ingin dipahami lebih dalam. Suasana pertemuan berlangsung hangat, jauh dari kesan kaku, ditemani alunan musik hidup dan jamuan makan siang yang akrab.
Acara ini menjadi ruang terbuka bagi pelanggan dari berbagai kategori, mulai dari pengguna pascabayar Kartu Halo, prabayar seperti SIMPATI dan by.U, hingga layanan IndiHome. Mereka hadir membawa ragam pengalaman, mulai dari apresiasi atas kemudahan layanan hingga masukan jujur mengenai hal-hal yang perlu ditingkatkan.
Telkomsel menegaskan posisinya bukan sekadar penyedia jawaban teknis, melainkan pihak yang ingin memahami kebutuhan pelanggan secara menyeluruh. GM Mobile Consumer Business Regional Jawa Tengah & DIY, Gamada, menjelaskan bahwa kehadiran manajemen dalam acara ini adalah untuk menyerap langsung pengalaman pelanggan.
"Kami ada di sini untuk mendengar langsung experience yang dialami pelanggan, baik hal yang positif maupun hal yang kurang. Ini semua agar layanan Telkomsel lebih baik ke depannya," ujar Gamada.
Melayani sepenuh hati terbukti bukan sekadar slogan bagi Telkomsel. Hal itu diwujudkan dengan membuka diri terhadap kritik dan menjadikannya bahan bakar untuk terus bertumbuh. Melalui dialog ini, hubungan yang terbangun bukan lagi sebatas penyedia dan pengguna, melainkan rasa saling percaya.
Bagi Telkomsel, setiap masukan yang diterima merupakan langkah kecil menuju inovasi yang lebih besar. Sementara bagi pelanggan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di balik kecanggihan teknologi, tetap ada sentuhan kemanusiaan yang ingin terhubung melalui perhatian dan jaringan yang andal.
Tepat di Hari Kartini ini, Telkomsel memilih langkah mendasar untuk terus melaju: mendengar, memahami, dan melayani sepenuh hati demi konektivitas yang lebih bermakna.
Bagikan