Inovasi DentAware FKG UMS Raih Medali Perak di Ajang YISF 2026

Kusumawati - Selasa, 21 April 2026 23:49 WIB
Tim FKG UMS raih penghargaan dalam ajang Youth International Science Fair (YISF) 2026 (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Tim Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menorehkan prestasi internasional dengan meraih medali perak pada ajang Youth International Science Fair (YISF) 2026.

Kompetisi yang berlangsung di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 6–9 April 2026 ini menempatkan inovasi tim UMS unggul dalam kategori Innovation Science melalui karya bernama DentAware.

DentAware merupakan prototipe berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dirancang sebagai sistem skrining mandiri untuk mendeteksi plak dan karies gigi secara dini.

Melalui teknologi digital visual analysis, pengguna cukup mengunggah foto kondisi gigi mereka ke dalam sistem untuk mendapatkan analisis instan mengenai kesehatan mulut tanpa harus menggunakan zat pewarna disclosing agent yang biasanya memerlukan bantuan medis.

Ketua tim inovasi, Aryabima Aulia Nuswantoro, menjelaskan bahwa pengembangan ini berangkat dari keprihatinan atas rendahnya kesadaran pemeriksaan gigi di Indonesia.

Data menunjukkan sekitar 57% masyarakat mengalami masalah gigi, namun hanya 11,2% yang mencari pengobatan profesional. DentAware hadir untuk memangkas kesenjangan tersebut dengan menyediakan alat deteksi dini yang praktis dan mudah digunakan di rumah.

Dalam operasionalnya, DentAware mengandalkan metode Convolutional Neural Network (CNN) untuk mengenali pola warna serta tekstur plak dan karies.

Selain fitur pemindaian, sistem ini dilengkapi dengan Plaque Detection yang memberikan highlight visual pada area bermasalah, serta Caries Detection yang mengidentifikasi bercak putih hingga kavitas.

Tak hanya sekadar alat deteksi, prototipe ini juga terintegrasi dengan fitur Nearest Location untuk merekomendasikan klinik gigi terdekat berdasarkan lokasi pengguna. Terdapat pula fitur Oral Care Reminder guna membantu masyarakat menjaga rutinitas perawatan gigi secara berkala.

Tim yang terdiri dari Aryabima Aulia Nuswantoro, Hasna Faiha Tazkiya, Octavia Ferdina Faradilla Ramadhani, Raihan Priyanto, dan Ridha Naura Triviana ini dibimbing langsung oleh drg. Morita Sari, MPH, Dr.PH.

Mereka berharap inovasi ini dapat segera dikembangkan menjadi aplikasi publik yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus membantu efisiensi kerja dokter gigi dalam proses skrining awal.

Dekan FKG UMS, Dr. drg. Noor Hafida Widyastuti, Sp.KG., menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian para mahasiswanya di tingkat internasional. Ia menilai prestasi ini menjadi bukti nyata kemampuan akademik dan dedikasi mahasiswa UMS dalam menciptakan solusi teknologi yang bermanfaat langsung bagi derajat kesehatan masyarakat luas.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS