WR 3 IAD Probolinggo Alfi Syahrin Raih Gelar Doktor PAI di UMS

Kusumawati - Minggu, 26 April 2026 17:45 WIB
Alfi Syahrin Raih Gelar Doktor PAI di UMS (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Wakil Rektor 3 Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Muhammad Alfi Syahrin, resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang promosi doktor Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4).
Alfi lulus dengan capaian akademik yang impresif, yakni IPK 3.93, sekaligus tercatat sebagai doktor ke-65 yang dilahirkan oleh prodi PAI UMS.

Dalam penelitiannya yang berjudul "Pengaruh Model Pendidikan Nilai dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Murid di MAN Kota Probolinggo", Alfi menyoroti celah dalam sistem pendidikan saat ini. Ia menilai implementasi pendidikan nilai selama ini masih terlalu bertumpu pada aspek kognitif dan sekadar nasihat lisan.

"Murid tahu apa yang baik, tetapi belum tentu terbiasa melakukan yang baik. Dan lebih jauh lagi, belum tentu merasakan makna dari kebaikan tersebut," ujar Alfi saat memaparkan disertasinya.

Melalui riset tersebut, Alfi menawarkan pendekatan lima tahap yang terbukti efektif meningkatkan kecerdasan emosional siswa hingga 69%. Kelima tahap tersebut meliputi:
1. Pengetahuan: Pemahaman teoritis tentang nilai.
2. Pembiasaan: Praktik rutin di lingkungan sekolah.
3. Keteladanan: Contoh nyata dari tenaga pendidik.
4. Pembelajaran Interaktif: Pelibatan aktif siswa dalam proses belajar.
5. Refleksi: Pendalaman makna dari nilai yang telah dipelajari.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., memberikan ucapan selamat sekaligus pesan mendalam kepada doktor baru tersebut. Ia menekankan bahwa ilmu yang tinggi harus dibarengi dengan kerendahan hati dan kemanfaatan bagi sesama.

"Tetap berendah hatilah, jadilah sosok yang penuh kasih dan sayang, berikan kasih sayang yang banyak sebagaimana orang tua menyayangi Anda," pesan Prof. Harun.

Ditemui usai sidang terbuka, Alfi mengungkapkan alasannya menempuh studi lanjut di UMS. Reputasi riset dan tingginya publikasi artikel di jurnal internasional bereputasi menjadi daya tarik utama baginya.

Ia berharap ilmu dan sistem yang ia pelajari selama di UMS dapat diadaptasi dan diimplementasikan di kampusnya, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo. "Banyak hal baru yang membantu kita dan itu bisa kita implementasikan di kampus nanti," pungkasnya.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS