Solo City Meet Up, Wali Kota Respati Ardi Serap Aspirasi di Lokananta
SOLO (Soloaja.co) – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menghadiri kegiatan Solo City Meet Up yang digelar di kawasan bersejarah Lokananta, Minggu (26/4/2026). Forum ini menjadi ruang dialog terbuka bagi generasi muda untuk menyampaikan ide, gagasan, hingga kritik konstruktif demi kemajuan Kota Bengawan.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen komunitas, mulai dari pelaku industri kreatif, pegiat sosial, hingga penggerak sektor digital. Dalam suasana yang interaktif, para peserta mendiskusikan isu strategis seperti optimalisasi ruang publik, penguatan ekonomi kreatif, hingga pelestarian identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi.
- JMI Pastikan Langkah Hijau di Koridor Tol Jogja-Solo
- Krisis Timur Tengah Picu Lonjakan Bahan Baku Cat, Indaco Andalkan Digitalisasi
Dalam sambutannya, Respati Ardi menegaskan bahwa peran pemuda adalah bagian integral dari perumusan kebijakan publik yang adaptif. Menurutnya, Solo membutuhkan pemikiran segar dan keberanian inovatif dari generasi muda.
"Pemerintah Kota Surakarta memandang forum ini sangat penting. Di sinilah anak muda menyuarakan aspirasi dan masukan jujur. Kami sangat terbuka terhadap kritik sebagai upaya bersama memajukan kota," ujar Respati.
Wali Kota tampak menyimak dengan saksama setiap poin diskusi, bahkan beberapa kali menanggapi langsung masukan terkait digitalisasi dan dukungan bagi komunitas lokal. Baginya, pola komunikasi dua arah ini memastikan kebijakan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.
- UMS Perluas Jejaring Global Lewat Kerja Sama Strategis dengan PSAU Arab Saudi
- Disaksikan SBY dan AHY, LavAni Juara Proliga 2026 Usai Tekuk Bhayangkara Presisi
"Anak muda adalah motor penggerak. Dengan energi dan kreativitas mereka, solusi baru bagi persoalan kota bisa dihadirkan," tambahnya.
Usai berdiskusi hangat di Lokananta, Respati Ardi melanjutkan agenda dengan kegiatan riding bersama komunitas Guyup Rukun Vespa Smallframe. Kehadiran Wali Kota di tengah komunitas hobi ini mempertegas semangat "guyub rukun" yang menjadi ciri khas masyarakat Solo, sekaligus menunjukkan kedekatan pemerintah dengan seluruh lapisan warga.
Melalui Solo City Meet Up, Pemkot Surakarta berharap kolaborasi lintas sektor ini terus berkelanjutan, demi mewujudkan Surakarta sebagai kota yang inklusif, berbudaya, dan berdaya saing global.
