Telkom Luncurkan Kapabilitas Sovereign Digital Technology di Ajang DTIIF 2026

Kusumawati - Senin, 26 Oktober 2026 19:39 WIB
TelkomGroup Rilis Sovereign Digital Tech di DTIIF 2026 (Istimewa)

JAKARTA (Soloaja.co) – TelkomGroup resmi meluncurkan pengembangan Sovereign Digital Technology dalam rangkaian acara Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026). Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam mendorong penguasaan teknologi secara mandiri serta memperluas manfaat ekonomi digital di Indonesia.

Peluncuran tersebut dilakukan secara simbolis oleh Chief Technology Officer (CTO) Danantara Sigit Puji Santosa, didampingi Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara Irwan Rey, Direktur IT Digital Telkom Kharim I. G. Siregar, serta Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji.

Sigit Puji Santosa menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dihadirkan oleh TelkomGroup. Ia berharap inisiatif ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan para pemangku kepentingan guna melahirkan inovasi yang relevan bagi perekonomian nasional.

"Kami berharap inisiatif ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan para pemangku kepentingan, sehingga mampu melahirkan inovasi yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia," ujar Sigit.

DTIIF 2026 sendiri diselenggarakan pada 26–28 Oktober 2026 dengan mengusung tema "Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth". Forum ini mempertemukan pemerintah, BUMN, investor, pelaku industri, dan inovator untuk memperkuat kolaborasi investasi strategis demi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Empat Kapabilitas Strategis Sovereign Digital Technology

Dalam kesempatan tersebut, jajaran direksi TelkomGroup turut memperkenalkan empat pilar kapabilitas utama Sovereign Digital Technology yang membentuk ekosistem digital nasional terintegrasi:

  1. AI Ready Data Center Dikembangkan oleh operating company (OpCo) NeutraDC, fasilitas ini berfungsi sebagai fondasi komputasi untuk mendukung pengoperasian model AI di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan target ekspansi kapasitas mencapai 1 gigawatt.
  2. AI Model Hub Menyediakan akses terpadu ke berbagai model AI untuk mendukung pemanfaatan teknologi secara aman dengan tetap menjaga kendali penuh atas data strategis nasional.
  3. National IoT Platform Dihadirkan melalui Telkomsel untuk mengintegrasikan konektivitas perangkat Internet of Things (IoT) dan analitik berbasis AI. Platform ini telah diterapkan pada sekitar tiga juta perangkat IoT di Indonesia guna mendukung efisiensi operasional di berbagai sektor seperti pemantauan, keamanan, dan produktivitas.
  4. PaDiSera Merupakan marketplace nasional besutan Danantara yang didukung fondasi teknologi PaDi UMKM. Melanjutkan kesuksesan PaDi UMKM yang sejak 2020 telah memfasilitasi lebih dari 190.000 UMKM memasok kebutuhan BUMN, PaDiSera kini memperluas akses pasar UMKM untuk menjangkau ranah ritel.

Wujudkan Kemandirian dan Daya Saing Digital Nasional

Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno, dalam keterangannya menegaskan bahwa penguatan berbagai kapabilitas ini merupakan wujud nyata komitmen TelkomGroup dalam membangun ekosistem digital nasional yang berdaya saing tinggi dan mandiri secara teknologi.

"Kemandirian digital perlu dibangun melalui penguasaan fondasi teknologi secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur dan komputasi, pengembangan AI, hingga penerapan solusi digital yang menjawab kebutuhan sektor strategis," ungkap Nanang.

Melalui partisipasi aktif dalam DTIIF 2026, TelkomGroup terus memperkuat perannya dalam mengawal agenda transformasi digital nasional. Integrasi infrastruktur, inovasi, dan kolaborasi strategis ini diharapkan mampu menghadirkan teknologi digital yang berdaulat, bernilai tambah, serta dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Editor: Kusumawati

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌