Sambangi Solo, Film PIYE TO KIH? Luncurkan Poster dan Trailer
SOLO (Soloaja.co) — Rumah produksi MIRACLE Pictures meramaikan Kota Solo dalam rangkaian road show sekaligus peluncuran Official Poster dan Official Trailer film terbaru bertajuk PIYE TO KIH? pada Minggu (25/10/2026). Rangkaian kegiatan ini menjadi momentum utama menyambut penayangan serentak film tersebut di seluruh bioskop Indonesia mulai 19 November 2026 mendatang.
Dalam road show di Solo, jajaran pemain menyapa warga Solo di berbagai titik strategis, mulai dari Car Free Day (CFD) Jl. Slamet Riyadi, RRI Solo, penayangan terbatas di Solo Paragon XXI dan Pakuwon Mall Solo Baru Platinum Cineplex, hingga acara Temu Konco di Stage Food Factory Solo Paragon Mall.
- Solo Menuju Wellness City 2030, Pemkot Gelar Pekan Se.daya.di 2026
- Alumni DKV ISI Surakarta Kolaborasi Tabletoys Surabaya, Bedah Industri Boardgame
Cerita Asmara Beda Alam dan Beda Agama
Sutradara Ito Mavin menjelaskan, Official Trailer film ini memperlihatkan perjalanan kisah Mukidi, seorang pria yang berjuang membuktikan dirinya layak untuk menikah, namun justru mendapati jalan hidupnya kian berantakan.
Di tengah keterpurukan itu, Mukidi bertemu dengan Sukma, sosok perempuan misterius dari alam yang berbeda. Pertemuan tersebut berkembang menjadi hubungan yang makin rumit karena selain berbeda dunia, keduanya juga memiliki keyakinan yang tak sama.
"PIYE TO KIH? tidak hanya berbicara tentang romantisme Mukidi dan Sukma. Film ini hadir sebagai drama dengan elemen supranatural dan sentuhan komedi, yang juga mengangkat isu persahabatan, keluarga, kehilangan, kejujuran, serta proses seseorang memperbaiki dirinya," terang Ito Mavin.
Keruwetan nasib Mukidi dirangkum dalam ungkapan jenaka yang menjadi benang merah film: "Udah beda alam, beda agama pula... piye to kih?".
- Puncak Hari Jadi ke 68, UMS Apresiasi Dosen Tendik dan Mahasiswa Berprestasi
- Hari Jadi ke-68 UMS: Teguhkan Mutu dan Berkontribusi Bagi Peradaban
Pengalaman Lucu dan Tantangan Para Pemeran
Pemeran utama pria, Heri Chandra yang memerankan tokoh Mukidi, mengungkapkan bahwa film ini menjadi pengalaman perdana baginya berakting dalam layar lebar.
"Ini film pertama saya. Kesannya drama banget dan ada nangisnya, tapi lebih mengajarkan untuk menjadi diri sendiri. Karakter Mukidi ini rasanya mirip dengan kehidupan nyata saya, jadi lebih mudah menjiwai. Tapi ada cerita lucu saat syuting di meja makan, lampu nyala tiba-tiba kelihatan gambar kuntilanak waktu lampu mati," beber Heri.

Sementara itu, Dara Sarasvati yang berperan sebagai Sukma mengaku menghadapi tantangan tersendiri saat mendalami karakter entitas ghaib.
"Proyeksi peran aku itu langsung ke entitas atau makhluk astralnya, bukan bonekanya. Kesulitannya lebih ke memahamkan gestur karena sebelumnya belum pernah memerankan sosok entitas. Beruntung dibantu oleh acting coach dan riset referensi dari berbagai film untuk dieksplorasi," ungkap Dara.
- Akrab dan Humanis, Kapolresta Surakarta Mbah Con Sapa Warga Disabilitas
- Sinergi UNS dan Pemkab Sambas Perkuat Layanan Kesehatan Perbatasan
Bertabur Bintang dan Diperkuat 4 Original Soundtrack
Selain Heri Chandra dan Dara Sarasvati, film PIYE TO KIH? turut dibintangi oleh Sutrisno Agung (Gendut), Eko Dunung (Penyok), Gabriella Desta (Bunga), Wiyono, Rizka Oktavia, TJ Ruth, Ibnu Gundul, Marwoto, Ivonne Dahler, Devina Aureel, Lorenzo Gibbs, hingga Yono Bakrie. Naskah film ini ditulis oleh Endik Koeswoyo bersama Ito Mavin.
Sisi emosional film kian kental dengan balutan empat lagu Original Soundtrack karya komposer Lek Dahlan, yaitu Sigaran Nyowo, Kelangan, Gemati, dan Piye To Kih?. Film ini dipastikan siap menghibur dan menyentuh hati para penikmat film tanah air mulai 19 November 2026.
