SD Muhammadiyah PK Solo Borong Medali di OlympicAD VIII
MAKASSAR (Soloaja.co) – Kontingen SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang bergengsi OlympicAD VIII tingkat nasional yang digelar di kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Kamis–Sabtu (12–14/2). Sekolah ini berhasil membawa pulang total lima medali emas dan tiga medali perak.
OlympicAD VIII merupakan kompetisi nasional di bawah naungan Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah yang diikuti lebih dari 8.500 peserta. Ajang ini menjadi panggung bagi murid, guru, hingga kepala sekolah untuk menunjukkan inovasi di bidang akademik, seni, hingga teknologi.
- Groundbreaking SD Daarul Qur'an Al Azhary International
- Meriah! Grebeg Sudiro 2026: Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa
Dominasi Emas di Berbagai Kategori
Tim SD Muhammadiyah PK Kottabarat tampil perkasa dengan menyabet emas pada cabang-cabang kreatif dan akademik:
* Film Pendek: Karya tentang kejujuran oleh Cattleyya Aisha, Rayyanosameer, dan Sultan Nadir.
* Matematika: Dipersembahkan oleh Gerrard Prajnadhira Agung.
* Story Telling: Kemampuan public speaking memukau dari Bill Zicoqu Seano El Shaka.
* Musikalisasi Puisi: Harmonisasi apik dari Abyan Dannish, Nadia Mirza, dan Erryl Fahlevi.
* Majalah Sekolah: Kreativitas konten dari Saafia Kamilah Siska dan Raline Callia Ali.
- Pecinta Kucing Solo Tanam Beringin Lewat Sampah Pakan
- Menpora Dorong Terobosan Perawatan Fasilitas PTC Delingan
Inovasi Kepala Sekolah dan Prestasi Perak
Selain emas, kontingen Solo juga meraih tiga medali perak. Prestasi ini diraih oleh Abizar Adrian M. pada kategori Dakwah Digital dan Shafa Haque di cabang News Reading.
Istimewanya, kategori Best Practice Kepala Sekolah juga menyumbang perak melalui Nursalam, yang dinilai sukses menjalankan inovasi praktik penumbuhan karakter murid di lingkungan sekolah.
Capaian ini menjadi bukti konsistensi SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo dalam melahirkan generasi unggul yang kreatif dan berkemajuan di level nasional. Prestasi di Makassar ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi.
