PT Brigit Tebar Dividen 20%, Bangun Pabrik Baru Jajal Pasar Malaysia-Vietnam
SOLO (Soloaja.co) — PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) menunjukkan taringnya di industri herbal dan kosmetik nasional. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Harris Hotel & Conventions Solo, Senin (11/5), Perseroan mengumumkan langkah ekspansi besar-besaran meski tetap berkomitmen membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham.
Direktur Utama PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk, Is Heriyanto, S.H., menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum ekspansi "ekstrem". Perseroan tengah membangun berbagai fasilitas strategis, mulai dari pabrik suplemen sediaan *softgel* dan tablet, pabrik kosmetik full aspek, fasilitas laboratorium modern, hingga kantor marketing dan pengembangan bisnis.
- NPC Indonesia Apresiasi Program BERDAYA Kemenpora, ToT 200 Pelatih Atlet
- Mengenal Sukarna: Jembatan Bisnis Syariah dan UMKM di Solo
"Langkah ini untuk mempercepat pertumbuhan di industri herbal, suplemen, dan kosmetik, sekaligus memperkuat posisi kami sebagai manufaktur berbasis inovasi," ujar Is Heriyanto. Lokasi pembangunan pabrik baru tersebut dipusatkan di kawasan Kateguhan dan Mojorejo, Tawangsari.
Secara finansial, emiten berkode saham OBAT ini mencatatkan pertumbuhan aset yang sangat drastis. Jika pada 2023 aset tercatat Rp36 miliar, angka tersebut melonjak menjadi Rp131 miliar pada 2026. Dari sisi operasional, omzet tahun buku 2025 tumbuh 32,73%.
Meski laba bersih terkoreksi 16,15% menjadi Rp25 miliar akibat tingginya biaya penetrasi pasar dan akuisisi, Perseroan tetap mengalokasikan 20% dari laba bersih atau total sekitar Rp5,13 miliar sebagai dividen. Pemegang saham akan menerima Rp7,548 per lembar saham.
- KAI Daop 6 Operasikan 7 KA Tambahan Libur Kenaikan Yesus
- Usai Ditinjau OJK, Indosaku Fokus Benahi Tata Kelola dan Layanan Konsumen
Komisaris Utama, Machmud Lutfi Huzain, menambahkan bahwa perusahaan kini tengah "naik kelas". Dari yang semula fokus pada obat tradisional berbentuk kapsul dan serbuk, kini merambah ke industri suplemen vitamin, kosmetik (krim, gel, pasta), hingga minuman fungsional dan kebutuhan rumah tangga (PKRT).
Tak hanya di pasar domestik, OBAT juga mulai melirik pasar mancanegara. Strategi tahun ini mencakup pembukaan peluang pasar di Malaysia dan Vietnam, serta pengembangan sektor pupuk dan pakan ternak melalui anak usaha, PT Algaepark Indonesia Mandiri.
Dengan optimalisasi manufaktur dan kemitraan strategis, manajemen optimis fondasi yang dibangun saat ini akan mendorong nilai perusahaan secara signifikan di masa depan.
