May Day di Sukoharjo: Harmoni Buruh dan Layanan Polri
SUKOHARJO (Soloaja.co) – Suasana peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Sukoharjo tahun ini jauh dari kesan tegang. Sebaliknya, kemeriahan dan semangat kebersamaan mewarnai Taman Suryani Gayam pada Jumat (1/5/2026). Ratusan buruh dan warga membaur dalam rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mempererat silaturahmi lintas sektor.
Sejak fajar menyingsing, antusiasme peserta sudah terlihat saat mengikuti senam massal. Tak hanya olahraga, panitia juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dan berbagai *doorprize* menarik yang membuat suasana semakin cair. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ruang dialog kondusif antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan.
- BRI Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok Global Lewat FHA Singapura 2026
- May Day 2026: Walikota Solo Pastikan Perlindungan Pekerja BPJS Ketenagakerjaan
Jemput Bola Layanan Publik
Ada yang berbeda dalam peringatan kali ini. Polres Sukoharjo tidak hanya hadir untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memboyong unit pelayanan publik langsung ke lokasi. Di lokasi acara, berdiri sejumlah gerai pelayanan yang melayani:
* SKCK Online & Manual
* Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)
* Samsat Keliling
* Layanan Binmas
Langkah "jemput bola" ini mempermudah para pekerja yang biasanya sulit mengatur waktu di hari kerja untuk mengurus administrasi kendaraan maupun surat keterangan kepolisian.
Komitmen Pelayanan Humanis
Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah massa buruh adalah wujud nyata dari pelayanan prima. Menurutnya, May Day harus menjadi ajang yang memberikan manfaat langsung bagi para pekerja.
- Smart Children Camp XI Pupuk Karakter Mandiri Siswa SD Muh PK Solo
- Terseret Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Istri Sah Ketua DPC PERADI Jadi Saksi
“Kami hadir memberikan kemudahan layanan kepolisian secara langsung, sehingga masyarakat dapat mengakses pelayanan dengan cepat, mudah, dan humanis,” ujar AKBP Anggaito.
Beliau juga menambahkan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan preventif. Hasilnya, hingga acara usai, situasi tetap terjaga aman dan tertib. Sinergi ini diharapkan terus terjaga demi menciptakan iklim kerja dan keamanan yang stabil di wilayah Sukoharjo.
