Smart Children Camp XI Pupuk Karakter Mandiri Siswa SD Muh PK Solo

Kusumawati - Jumat, 01 Mei 2026 09:35 WIB
Smart Children Camp XI (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) - Qabilah Hizbul Wathan (HW) SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo sukses menyelenggarakan kegiatan tahunan Smart Children Camp (SCC) ke-XI bagi siswa kelas IV dan V. Kegiatan yang melibatkan 146 peserta ini dilaksanakan selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis, 29-30 April 2026, berlokasi di kawasan Agrowisata Kampung Karet, Karanganyar.

Tahun ini, perkemahan mengusung tema Membentuk Athfal Mandiri, Berakhlak Mulia, dan Berjiwa Kepemimpinan dalam Semangat Fastabiqul Khairat. Sejak hari pertama, suasana kegiatan berlangsung sangat meriah dan diikuti dengan penuh antusiasme oleh para siswa.

Ketua panitia, Testa Nur Hardiyono, menjelaskan bahwa Smart Children Camp merupakan sarana pembelajaran di luar kelas yang dirancang khusus untuk memperkuat karakter siswa sejak usia dini. Menurutnya, melalui kegiatan ini, pihak sekolah ingin melatih kemandirian, rasa cinta terhadap lingkungan, kekompakan, serta ketangguhan dalam menghadapi tantangan.

Dalam upacara pembukaan, Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Nursalam, memberikan tiga pesan utama kepada para peserta. Ia menekankan agar para siswa menjadi kader Hizbul Wathan yang bertanggung jawab, mencintai alam sebagai karunia Tuhan.

“Serta terus memupuk kerja sama dan kolaborasi antarteman. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan mampu bekerja sama dalam berbagai kebaikan.” Kata Nursalam.

Penyelenggaraan Smart Children Camp XI kali ini juga menggandeng Qabilah Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kolaborasi ini bertujuan untuk mendampingi para peserta dalam mengikuti berbagai agenda edukatif serta permainan yang membangun kebersamaan.

Selama berada di lokasi perkemahan, para peserta disibukkan dengan beragam aktivitas yang mengasah keterampilan. Mulai dari praktik pemilahan sampah, latihan baris-berbaris, pengenalan tanaman obat keluarga (TOGA), hingga lomba tripod lashing.

Puncak kemeriahan terjadi pada malam hari saat sesi api unggun dan pentas seni, di mana setiap kelompok menampilkan kreativitas terbaik mereka dengan penuh semangat.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi, lomba memasak, outbound, serta wide game yang terdiri dari lima pos tantangan. Pos-pos tersebut menguji pengetahuan siswa mengenai sandi angka, baris-berbaris, arah mata angin, hingga wawasan Al Islam dan Kemuhammadiyahan.

Rangkaian acara ditutup pada Kamis pagi dengan upacara penutupan dan sesi pembagian hadiah bagi pemenang lomba. Penghargaan diberikan kepada tiga besar kuntum putra dan tiga besar kuntum putri sebagai bentuk apresiasi atas kekompakan mereka. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap dapat mencetak kader bangsa yang memiliki jiwa kepemimpinan kuat serta berakhlak mulia.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS