Jaga Cagar Budaya, Tim Gorong-Gorong Bersih-Bersih Vastenburg
SOLO (Soloaja.co) — Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, meninjau langsung aksi kerja bakti pembersihan parit di kawasan bersejarah Benteng Vastenburg pada Minggu (7/6).
Aksi nyata ini digerakkan oleh para relawan dari Tim Gorong-Gorong Solo dengan fokus utama membersihkan parit serta area sekitar benteng guna menjaga kebersihan lingkungan dan mempertahankan keindahan kawasan cagar budaya tersebut.
Dalam peninjauannya, Astrid menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi dan dedikasi tinggi para relawan yang selama ini tanpa pamrih aktif terjun langsung ke berbagai sudut lingkungan di Kota Solo.
- UMS dan UST Yogyakarta Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Inklusif
- BULOG Surakarta Guyur 35 Ton Beras SPHP Tiap Minggu di Pasar Legi
“Pemerintah Kota Surakarta sangat mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan yang ditunjukkan Tim Gorong-Gorong Solo. Apa yang dilakukan hari ini bukan hanya membersihkan parit, tetapi juga menjadi edukasi dan teladan bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Astrid di sela-sela kegiatan.
Tim Gorong-Gorong Solo sendiri merupakan komunitas relawan lingkungan yang lahir murni dari kepedulian warga terhadap persoalan sampah dan kebersihan kota. Komunitas ini dikenal konsisten menggelar aksi bersih-bersih sungai, saluran air, gorong-gorong, hingga ruang publik di berbagai wilayah Solo dengan merangkul relawan dari lintas kalangan.
- Walikota Respati Kampanye Pemilahan Sampah "Bosok dan Ora Bosok" di CFD
- Pelopor Event Lari Kelurahan, Semanggi Run 5K Sedot 750 Peserta
Penguatan Kolaborasi Elemen Kota
Astrid menilai kehadiran komunitas aktif seperti Tim Gorong-Gorong Solo sangat membantu akselerasi program pemerintah dalam memelihara kebersihan kota sekaligus menghidupkan kembali roh gotong royong di tengah masyarakat urban.
* Sinergi Mutlak: Mewujudkan kota yang bersih dan nyaman tidak bisa dibebankan kepada pemerintah saja, melainkan butuh keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
* Edukasi Publik: Aksi pembersihan di area publik berstatus cagar budaya diharapkan mampu memicu kesadaran warga yang berkunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.
“Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat seperti ini harus terus diperkuat. Kota yang bersih tidak bisa diwujudkan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.
- Karaton Surakarta-Negara Kembali Bersinergi, Pasang Baliho Dengan Foto Fadli Zon
- Zing Padel Resmi Dibuka! Standar Kompetisi Nasional Fasilitas Terlengkap di Solo
Angkut Sampah Plastik dan Gulma
Dalam aksi gotong royong tersebut, puluhan relawan dengan sigap turun ke dasar parit untuk mengangkut tumpukan sampah plastik, rumput liar, ranting pohon, serta berbagai material sedimentasi yang menyumbat saluran air di sekeliling benteng peninggalan kolonial tersebut.
Astrid berharap gerakan stimulan yang ditunjukkan oleh para relawan ini mampu menginspirasi warga Solo secara lebih luas untuk menjaga kebersihan dari lingkup terkecil di sekitar tempat tinggal masing-masing.
“Tim Gorong-Gorong Solo sudah banyak berkiprah membantu menjaga kebersihan lingkungan kota. Semangat sukarela dan kepedulian seperti ini patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi kita semua. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga akan semakin nyaman,” pungkas Astrid.
