Hadir di Pasar Kangen Pura Mangkunegaran, TikTok Dukung UMKM Rambah Pasar E-commerce

Kusumawati - Sabtu, 24 Juni 2023 09:17 WIB
Batik Hadinata salah satu UMKM binaan TikTok sukses di pasar e-commerce dalam pameran di Pasar Kangen Pura Mangkunegaran Solo (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) - Selama enam tahun hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia, Selain menjadi rumah kreativitas, TikTok juga membuka peluang nyata bagi para pegiat UMKM Indonesia yang kini dapat menjajakan produk unggulannya melalui TikTok Shop.

Terdata, saat ini ada dua juta usaha kecil di Indonesia yang sudah bergabung dengan TikTok.

Melanjutkan komitmennya untuk mendukung UMKM lokal, TikTok berkolaborasi dengan "Satu dalam Cita" untuk memperkenalkan para pelaku UMKM asal Solo yang telah bergabung dengan TikTok Shop untuk mengembangkan bisnisnya. Rangkaian acara "Satu dalam Cita" terdiri dari Sudamala, Pasar Kangen, dan Royal Heritage Dinner, yang digelar di kota Solo Jumat - Minggu, 23-25 Juni 2023.

Dukungan terhadap UMKM Solo ini merupakan salah satu wujud nyata dampak positif TikTok terhadap usaha lokal.

Menurut laporan "Efek TikTok: Menumbuhkan Bisnis, Memajukan Edukasi, dan Memberdayakan Komunitas di Asia Tenggara", UMKM yang disurvei mengalami peningkatan pendapatan hampir 50% melalui penjualan produk dan layanan di TikTok, dan empat dari lima bisnis (79%) memanfaatkan TikTok untuk beralih dari kanal pemasaran luring ke daring.

Sejumlah UMKM yang telah aktif di TikTok ini turut menunjukkan produk unggulannya di Pasar Kangen di Puro Mangkunegaran Solo pada akhir pekan ini, yang merupakan bagian dari rangkaian pagelaran "Satu dalam Cita". Selain mendukung UMKM, TikTok juga berharap dapat menjadi wadah bagi komunitas pecinta budaya dan seni untuk menumbuhkan rasa bangganya terhadap budaya lokal di TikTok.

TikTok memiliki misi untuk terus mendukung kebudayaan di Indonesia yang sangat beragam dan juga memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM yang saat ini menjadi fokus pemerintah. Maka dari itu, TikTok mengajak perwakilan UMKM asal Solo yang juga merupakan penjual di TikTok Shop dengan memberikan ruang bagi mereka agar dapat memasarkan produk terbaiknya bagi warga kota Solo dan juga nusantara.

"TikTok berharap bahwa perwakilan UMKM asal Solo yang telah bergabung di TikTok Shop dapat menginspirasi pegiat UMKM lainnya untuk memasarkan produknya lebih luas dan mengikuti perkembangan teknologi digital ini. Pastinya, UMKM pun berkesempatan untuk mendapatkan konsumen baru dengan cara yang kreatif," ungkap Anggini Setiawan, Head of Communications TikTok Indonesia.

Salah satu UMKM TikTok Shop asal Solo yang ikut berpartisipasi adalah Batik Hadinata. Bisnis batiknya sempat dihadapkan dengan tantangan besar pada saat pandemi melanda, di mana pengunjung toko pun menurun drastis.

"Agar dapat terus menjalani bisnis dan menarik pelanggan, kami mulai masuk ke platform digital, termasuk TikTok. Batik Hadinata melihat bahwa TikTok dan TikTok Shop merupakan platform yang berbeda dari lainnya, di mana TikTok menggabungkan kegiatan berbelanja dengan hiburan. TikTok juga menawarkan ragam fitur dan produk seperti TikTok Ads dan TikTok Shop LIVE yang mulai berpengaruh pada pertumbuhan bisnis kami," ujar Albert, pemilik dari Batik Hadinata.

Selain Batik Hadinata, terdapat dua UMKM batik Solo lainnya yang sudah aktif di TikTok Shop dan ikut meramaikan Pasar Kangen, yaitu Batik My Aksa dan Batik Alisa.

Selain menyediakan solusi bisnis yang holistik untuk membantu percepatan digitalisasi bagi UMKM, TikTok juga terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk memberdayakan UMKM di Indonesia.

Beberapa program tersebut antara lain Follow Me, sesi mentoring bersama pelaku UMKM yang sudah lebih dulu sukses di TikTok, TikTok Shop Seller Conference dan TikTok Shop Summit sebagai ajang networking dan workshop antar-seller, serta program #MajuBarengTikTok yang memberikan pelatihan gratis tentang digitalisasi pemasaran di TikTok.

Editor: Redaksi
Tags tiktokBagikan

RELATED NEWS