UNS Lepas 2.914 Mahasiswa KKN, Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 07 Juli 2026 15:09 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001863393.jpg
Rektor UNS Prof Hartono lepas KKN kerjasama dengan BPJS ketenagakerjaan beri jaminan mahasiswa (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Universitas Sebelas Maret (UNS) resmi melepas 2.914 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Juli-Agustus 2026 di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS, Selasa (7/7). 

Mengusung tema "Penguatan Masyarakat Berbasis SDGs sebagai Upaya Mewujudkan Kemandirian Desa", program KKN kali ini memperluas jangkauan dampak lewat kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, termasuk BPJS Ketenagakerjaan dan Pertamina.

Rektor UNS, Prof. Hartono, menyampaikan bahwa ribuan mahasiswa tersebut akan diterjunkan ke 28 kabupaten dengan didampingi oleh tidak kurang dari 110 dosen pembimbing lapangan. Selain bekerja sama dengan Pertamina dan BPJS Ketenagakerjaan, UNS juga menggandeng Perpustakaan Nasional untuk program kota literasi serta berkolaborasi intensif dengan berbagai pemerintah daerah. 

Lokasi penempatan mahasiswa terjauh pada periode ini berada di Kabupaten Banyuwangi, sementara wilayah dengan alokasi mahasiswa terbanyak ditempatkan di Kabupaten Sragen.

Hartono menekankan bahwa KKN bukan sekadar pemenuhan tugas akademik, melainkan sebuah kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di kampus nyata, yaitu kehidupan bermasyarakat. 

Melalui interaksi, komunikasi, dan sosialisasi ini, mahasiswa diharapkan dapat mengasah kemampuan soft skill mereka. Sesuai dengan arahan kementerian mengenai desain kampus berdampak, tema-tema yang diangkat didasarkan pada masalah riil di masyarakat agar kehadiran mahasiswa memberikan kontribusi nyata bagi kemandirian desa.

Sementara itu Faridah Hanum, Kepala Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi selaku Pps. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta, memastikan  2.914 mahasiswa KKN UNS telah terlindungi oleh dua program BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). 

Pihaknya berharap seluruh kegiatan berjalan aman tanpa risiko, namun menegaskan kesiapan penuh BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan pelayanan terbaik jika terjadi risiko di lapangan.

Faridah Hanum menambahkan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi mahasiswa KKN merupakan bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung kegiatan pendidikan yang melibatkan aktivitas di lapangan. 

Menurutnya, mahasiswa yang menjalankan pengabdian kepada masyarakat juga memiliki potensi risiko kerja sehingga perlu mendapatkan perlindungan sejak awal.

"Kami berharap seluruh mahasiswa dapat menjalankan program KKN dengan tenang dan fokus memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat. Dengan adanya perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian, kami ingin memastikan para peserta mendapatkan rasa aman selama menjalankan tugas pengabdian," ujar hanum

Terimakasih atas kerjasama yang mulia memberikan perlindungan pada mahasiswa, dan mudah-mudahan ini bermanfaat untuk semuanya, KKN UNS  bisa menjalankan KKN dengan bebas cemas”, pungkasnya.