UNS Jalin Kerja Sama dengan PT PLN, Siap Bagikan 1000 Kompor Listrik

Sabtu, 02 April 2022 09:07 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

IMG-20220402-WA0009.jpg
Penandatanganan MOU antara UNS dengan PT PLN

SOLO (Soloaja.co) - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjalin kerja sama dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero). 

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU antara Prof. Dr. rer.nat. Sajidan, M.Si. selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Bisnis, dan Informasi UNS, dengan Muhammad Irwansyah Putra selaku General Manager (GM) PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat 1 April 2022.

PT. PLN (Persero) merupakan sebuah badan usaha milik negara yang mengurus semua aspek kelistrikan yang ada di Indonesia. Adapun, maksud dan tujuan dari penandatanganan kerja sama ini adalah untuk mengaplikasikan dan meningkatkan pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan ketenagalistrikan, serta pengembangan sumber daya manusia.

Juga untuk meningkatkan kemampuan penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam upaya pengelolaan dan pengembangan ketenagalistrikan secara optimal, serta pengabdian kepada masyarakat di wilayah kerja PT. PLN (Persero) UID Jawa Tengah dan DIY.

“Semoga kerja sama ini akan bermanfaat bagi semua pihak, baik untuk PLN dan UNS dalam bidang penelitian, pengabdian, dan pengembangan kelistrikan,” ujar Prof. Sajidan.

Penandatanganan MoU ini bertepatan dengan hari bebas emisi yang berlaku di UNS. Hari bebas emisi ini terlaksana sekali setiap bulan di awal pekan setiap bulannya di hari Jumat. Hal ini senada dengan aksi lanjutan setelah adanya penandatanganan MoU, akan ada pembagian 1.000 kompor listrik bagi warga Solo. Hal ini bertujuan agar dapat mengurangi penggunaan kompor gas yang mendukung program pemerintah dalam upaya net zero emission.

GM PT. PLN (Persero) UID Jawa Tengah dan DIY juga berharap agar adanya kerja sama ini dapat memberikan arti bagi bangsa dan negara.

“Ke depan merupakan tantangan berat bagi kami. Maka, kami memerlukan bantuan dari perguruan tinggi baik dalam hal sosialisasi dan koordinasi dengan pemerintah dan _stake holder_. Semoga kerja sama ini dapat memberikan arti bagi bangsa dan negara kita,” harap Irwansyah.