Es Krim Jamu Inovasi Tim KKN UMBY Lawan Stunting
BANTUL (Soloaja.co) – Masalah stunting masih menjadi tantangan besar dalam kesehatan masyarakat. Bergerak cepat mencari solusi kreatif, Tim KKN Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) berkolaborasi dengan UMKM Jamu Unoi Mandiri menggelar pelatihan inovasi kuliner sehat di Desa Canden, Bantul, Rabu (21/1/2026).
Pelatihan ini unik karena menyulap bahan herbal yang biasanya terasa pahit menjadi camilan kekinian: Selai Jamu dan Es Krim Jamu.
- SPPG Cangkol Fokus Pengolahan Limbah Ramah Lingkungan
- Sahabat Sunarto Terpilih Jadi Ketua PC GP Ansor Wonogiri
Inovasi Rasa untuk Generasi Muda
Kegiatan yang diikuti oleh 50 anggota Asosiasi Anagata (paguyuban ibu-ibu pegiat kesehatan) ini bertujuan untuk mengubah stigma jamu di mata anak-anak. Dengan mengubah kunyit, jahe, dan kencur menjadi es krim, nutrisi pelawan stunting kini hadir dalam bentuk yang lebih digemari.
Narasumber utama sekaligus pemilik UMKM Jamu Unoi Mandiri, Ibu Unun Matoyah, turun tangan langsung mendemonstrasikan teknik produksinya. Menurutnya, jamu harus bertransformasi agar bisa masuk ke gaya hidup modern.
"Harapan saya, jamu tidak hanya menjadi obat, tapi menjadi inovasi kuliner yang disukai anak-anak. Dengan dukungan berbagai pihak, kita bawa semangat 'Jamu Jogja untuk Dunia'," tegas Ibu Unun.
Apresiasi Peserta: "Ilmu Dibagikan Tanpa Rahasia"
Transparansi dalam berbagi resep menjadi sorotan utama dalam pelatihan ini. Ketua Asosiasi Anagata, Ibu Endang, mengaku terkesan dengan totalitas narasumber yang tidak pelit ilmu meskipun inovasi ini memiliki nilai bisnis tinggi.
"Praktik jamunya sangat bagus karena Ibu Unun benar-benar all out. Biasanya di pelatihan lain ada resep yang dirahasiakan, tapi di sini semua ilmu diturunkan tanpa ada yang ditutup-tutupi," ujar Ibu Endang antusias.
- Polres Sukoharjo Gelar Turnamen E-Sport Jaring Atlet Muda
- Tribute to National Heritage, Revitalisasi Keraton Berlanjut
Dampak Ekonomi dan Kesehatan
Selain menjadi senjata melawan stunting melalui perbaikan gizi, inovasi ini juga membuka peluang ekonomi kreatif bagi warga Desa Canden. Produk olahan rimpang ini diproyeksikan menjadi unit usaha baru yang praktis dan terjangkau bagi masyarakat sekitar.
Manfaat Utama Inovasi Selai & Es Krim Jamu:
* Nutrisi Tinggi: Memanfaatkan biofarmaka alami untuk daya tahan tubuh anak.
* Ramah Anak: Menghilangkan rasa pahit tanpa mengurangi khasiat.
* Peluang Bisnis: Menambah variasi produk UMKM lokal.
Kegiatan ini ditutup dengan komitmen kuat antara Tim KKN UMBY, pihak Kelurahan Canden, dan Asosiasi Anagata untuk terus mendampingi warga dalam menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan.
