Trek Kawah Wayang Pengalengan Cocok untuk Penggila MTB

Senin, 09 Februari 2026 14:39 WIB

Penulis:Redaksi Daerah

Editor:Redaksi Daerah

Penggila MTB Ramai Serbu Trek Kawah Wayang Pengalengan
Penggila MTB Ramai Serbu Trek Kawah Wayang Pengalengan (YTI)

PENGALENGAN – Minat para pecinta mountain bike (MTB) untuk kembali menaklukkan jalur-jalur pegunungan mulai bangkit pada awal 2026. Berbagai komunitas kini kembali aktif menggelar kegiatan rutin di sejumlah trek alam populer di Indonesia, mulai dari Dieng Wonosobo, Sadarehe Majalengka, hingga Kawah Wayang di Pengalengan, Jawa Barat. Keseruan dan momen menantang dari setiap perjalanan pun ramai dibagikan lewat unggahan di media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok milik para penggemar MTB.

Susilo, seorang pemilik sepeda Yeti menampilkan berbagai potret dirinya bersama komunitas Yeti Tribe Indonesia (YTI) selepas melakukan gowes bareng (Gobar) di trek Kawah Wayang, Pengalengan Sabtu, 7 Februari 2026 lalu. 

“Kembali ke trek bersama teman-teman YTI selalu menyenangkan. Melalui pemandangan kawah yang masih aktif, tanjakan dan turunan yang licin di sepanjang trek Kawah Wayang jelas menaikkan adrenalin, tapi itu yang bikin gembira. Bonus besarnya adalah foto-foto kegiatan yang keren-keren dan bisa diupload di sosmed, haha…haha..,” ungkap Susilo usai menyelesaikan Gobar perdana YTI selama hampir 7 jam perjalanan, Sabtu, 7 Februari 2026.

BACA JUGA: YTI Gencarkan Dukungan untuk Pertumbuhan Tren Sepeda Gunung

Mahendro Onge, salah satu legenda di komunitas YTI mengatakan, bahwa setiap trek memiliki cerita yang berbeda. Yang selalu sama adalah kegembiraan yang luar biasa ketika sampai finish. Bertahun-tahun mengikuti Gobar YTI, baik di luar negeri maupun di berbagai pegunungan di Indonesia, senangnya itu luar biasa. 

“Mungkin tanjakannya melelahkan, turunannya menakutkan karena curam, tapi begitulah perjalanan di MTB, semuanya pasti dirindukan dan akan kembali ke trek. Lihat saja foto-fotonya selalu menghadìrkan tawa dan kegembiraan,” katanya.  

Trek Kawah Wayang sendiri berada di kawasan Gunung Wayang, Pengalengan yang memiliki puncak dengan ketinggian sekitar 2.182-2.241 mdpl. Trek ini memiliki dua jalur, dengan kontur tanah liat dan bebatuan dengan lebar 1-2 meter. Panjang kedua trek sekitar 4-6 kilometer dan bisa diperpanjang hingga 15 km dengan melewati perkebunan teh yang berada di kaki gunung Wayang. 

Trek pegunungan Kawah Wayang Pengalengan Jawa Barat kini jadi destinasi penggila mountain bike (MTB).

Hendro, Ketua Panitia Gobar YTI di Kawah Wayang mengungkapkan tingginya minat anggota komunitas untuk terlibat di acara awal tahun ini. Dibandingkan gobar sebelumnya di Gunung Manglayang, Bandung pada akhir tahun 2025, kali ini jumlah peserta naik lebih dari 30%. Selain trek yang menarik, kembalinya para penggila MTB ke trek ini juga membuktikan bahwa sepeda gunung akan selalu dirindukan. 

“Kami bersyukur di YTI minat Tribes (sebutan anggota YTI) untuk ikut gobar ke berbagai trek di Indonesia terus meningkat. Masih banyak foto-foto keren dari perjalanan di berbagai trek yang sudah dijadwalkan di kalender kegiatan YTI tahun 2026 ini,” ungkapnya.  

Sebagai pengurus  YTI, Hendro berharap teman-teman komunitas lain juga semakin aktif mengadakan kegiatan, sehingga aktivitas di berbagai trek MTB kembali semarak. Menurutnya sepeda gunung telah menjadi ekosistem dimana banyak pihak yang bergantung. Bukan saja pabrikan dan penjual sepeda, tetapi juga puluhan marshal yang merawat trek dan ratusan UMKM yang mendapatkan banyak manfaat dengan hadirnya penggila MTB saat melalui perjalanan.  

Sekretaris Jendral YTI Ical Hardiyana mengatakan, di tahun ini YTI memiliki 6 agenda gobar, termasuk event gathering YTI 2026 yang akan digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Rencananya, setelah Kawah Wayang, YTI akan turun gunung dengan menggelar gobar di jalur CFD Jakarta, dilanjutkan ke trek lereng Merapi di Yogyakarta dan kemudian ke trek Cianten di Bogor. Setelah gathering di Lombok, yang akan menjelajahi berbagai trek di kawasan gunung Rinjani, YTI menutup agenda 2026 di pegunungan Muria, Kudus Jawa Tengah. 

“Terima kasih kepada seluruh Tribes yang selalu mendukung dan aktif dalam kegiatan Gobar YTI. Kami juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang konsisten dari para sponsor; Bluebird, Velo, Matchbook Supply Co dan teman-teman marshal yang membuat kegiatan MTB ini selalu terjaga,” jelas Ical.