Terbaik! Jendi Pangabean Borong 7 Emas APG Thailand

Minggu, 25 Januari 2026 14:39 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001285970.jpg
Jendi Pangabean atlet para renang ASEAN Para Games 2025 (Tim media NPCI)

NAKHON RATCHASIMA (Soloaja.co) – Atlet para renang andalan Indonesia, Jendi Pangabean Akmal, kembali mengukuhkan dominasinya di kancah Asia Tenggara. Dalam ajang ASEAN Para Games (APG) 2025 yang berlangsung di Thailand, atlet berusia 34 tahun ini sukses menyabet tujuh medali emas, menjadikannya penyumbang medali terbanyak bagi kontingen Merah Putih.

Capaian ini tidak hanya membuktikan konsistensinya, tetapi juga melampaui rekor pribadinya pada edisi-edisi sebelumnya, termasuk APG Kamboja 2023 di mana ia meraih enam emas.

Sapu Bersih Nomor Individu

Jendi tampil perkasa dengan menyapu bersih seluruh nomor individu yang ia ikuti di klasifikasi S9. Lima emas diraihnya dari nomor:
* 50 meter gaya kupu-kupu putra
* 100 meter gaya punggung putra
* 100 meter gaya kupu-kupu putra
* 100 meter gaya bebas putra
* 200 meter gaya ganti perorangan (SM9)

Tak berhenti di situ, dua emas tambahan diraihnya melalui sektor beregu pada nomor estafet 4x100 meter gaya bebas dan estafet 4x100 meter gaya campuran.

"Saya bangga karena target pribadi sapu bersih emas di nomor individu tercapai. Kuncinya adalah kedisiplinan nomor satu, baik itu latihan maupun asupan makanan," ujar Jendi saat ditemui di Thailand, Minggu (25/1/2026).

Dukungan Keluarga: Pengorbanan Istri di Balik Medali

Ada momen emosional di balik gemerlap medali Jendi. Untuk pertama kalinya dalam ajang internasional, Jendi didukung langsung oleh istrinya, Hana Resti, dan putra kecil mereka, Naka.

Jendi secara khusus mempersembahkan prestasi ini untuk sang istri. Hana Resti, yang juga atlet para tenis meja berprestasi, rela absen bertanding di APG 2025 demi mengasuh putra mereka yang belum genap setahun.

"Istri saya pengorbanannya lebih besar. Tahun lalu dia dapat tiga emas, tapi di Thailand dia harus absen demi mengurus anak agar saya bisa fokus bertanding. Medali-medali ini spesial untuk mereka," ungkap atlet kelahiran Muara Enim tersebut.

Sosok Ayah Siaga di Balik Garis Finis

Istri Jendi, Hana Resti, mengungkapkan sisi lain sang "Raja Renang". Meski Jendi adalah atlet elite yang disiplin tinggi, di rumah ia tetaplah sosok ayah yang hangat.

"Orang mungkin tidak percaya, tapi sepulang latihan sore, Jendi selalu sempat bantu memandikan anak, mengganti popok, sampai membacakan dongeng sebelum tidur," tutur Hana dengan bangga.

Lahirkan "Jendi-Jendi" Baru

Pelatih para renang Indonesia, Agni Herarta, melayangkan pujian tinggi atas performa anak asuhnya. Di usia 34 tahun, semangat Jendi dianggap tidak luntur dan justru kian matang.

"Jendi adalah sosok rendah hati yang patut dicontoh. Kami melihat proses regenerasi terus berjalan, dan saya yakin di masa depan akan lahir banyak 'Jendi-Jendi' baru untuk Indonesia," kata Agni.

Kemenangan Jendi di Thailand ini menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik dan usia bukanlah penghalang untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.