Para Bulu Tangkis Indonesia Sapu Bersih Emas APG 2025

Kusumawati - Sabtu, 24 Januari 2026 15:14 WIB
Atlet para bulu tangkis Indonesia (Soloaja)

NAKHON RATCHASIMA (Soloaja.co) – Kontingen para bulu tangkis Indonesia sukses mendominasi panggung ASEAN Para Games (APG) 2025. Hingga Sabtu (24/1), tim Merah Putih berhasil menyapu bersih lima medali emas dan resmi memenuhi target yang ditetapkan sejak awal kompetisi. Dominasi ini sekaligus membuka jalan lebar bagi Indonesia untuk menyabet gelar juara umum cabor para bulu tangkis.

Bertempat di SPADT Convention Center, Nakhon Ratchasima, Thailand, kekuatan Indonesia tak terbendung dengan terciptanya dua laga All Indonesian Final. Ratu para bulu tangkis dunia, Leani Ratri Oktila, menjadi bintang dengan raihan hattrick emas.

Dominasi Srikandi Merah Putih

Emas pertama dibuka oleh pasangan ganda campuran SL3-SU5, Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila, yang mengandaskan rekan senegara Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah dengan skor telak 21-7 dan 21-4. Leani Ratri kemudian kembali naik podium tertinggi setelah memenangi duel sengit kontra Khalimatus Sadiyah di nomor tunggal putri SL4.

Keduanya lalu bahu-membahu menyumbangkan emas ketiga dari nomor ganda putri SL3-SU5 usai memuncaki klasemen sistem round robin. Tak ketinggalan, Qonitah Ikhtiar Syakuroh (tunggal putri SL3) dan Warining Rahayu (tunggal putri SU5) melengkapi kejayaan Indonesia dengan masing-masing menyumbangkan satu medali emas.

"Alhamdulillah, target lima emas sudah resmi tercapai hari ini. Seluruh atlet yang kami terjunkan menunjukkan performa luar biasa," ujar pelatih para bulu tangkis Indonesia, Jarot Hernowo, Sabtu (24/1).

Peluang Lampaui Target

Meski target telah terpenuhi, pundi-pundi medali Indonesia diprediksi akan terus bertambah. Jarot menyebut peluang Indonesia menjadi juara umum cabor ini sudah mencapai 70 persen. Hal ini didasari atas jaminan dua emas tambahan dari laga All Indonesian Final yang akan digelar Minggu (25/1) besok.

Pada nomor tunggal putra SL4, akan tersaji duel antara Hikmat Ramdani melawan Fredy Setiawan. Sementara di nomor tunggal putra WH2, Wiwin Andri akan bersaing memperebutkan emas melawan Supriadi.

"Jika melihat nomor-nomor yang masih tersedia, Insya Allah kami bisa melampaui target awal," tambah Jarot optimistis.

Menatap Nagoya 2026

Rasa bangga juga diungkapkan oleh Qonitah Ikhtiar Syakuroh. Atlet asal Kulonprogo ini mengaku bersyukur bisa melampaui capaiannya di edisi APG sebelumnya. Namun, peraih perak Paralimpiade Paris 2024 ini enggan berpuas diri.

"Setelah ini, fokus saya langsung beralih untuk meningkatkan performa menuju Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang. Saya bertekad memberikan hasil yang lebih epik dan mempersembahkan emas di sana," tegas Qonitah.

Indonesia menurunkan 22 atlet terbaiknya dalam ajang APG ke-13 ini dan berpartisipasi di 15 nomor pertandingan. Dengan performa yang konsisten, para bulu tangkis kembali membuktikan diri sebagai lumbung medali utama bagi kontingen Indonesia di kancah Asia Tenggara.

Rekap Perolehan Medali (Hingga Sabtu, 24/1):
* Emas: 5 Medali (Ganda Campuran SL3-SU5, Tunggal Putri SL4, Ganda Putri SL3-SU5, Tunggal Putri SL3, Tunggal Putri SU5).
* Perak: 4 Medali (Ganda Campuran SL3-SU5, Tunggal Putri SL4, Ganda Putri SL3-SU5, Tunggal Putri SU5).

Editor: Redaksi

RELATED NEWS