Sukoharjo
Kamis, 22 Januari 2026 10:01 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SUKOHARJO (Soloaja.co) – Pemerintah Kabupaten Sukoharjo secara resmi menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) alokasi Kementerian Pertanian tahun anggaran 2025. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, kepada perwakilan kelompok tani di Lobby Kantor Bupati, Kamis (22/1/2026).
Langkah ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat swasembada pangan nasional. Mekanisasi pertanian dinilai menjadi kunci utama dalam meningkatkan efisiensi kerja, kesejahteraan petani, serta produktivitas padi di wilayah Sukoharjo.
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menegaskan bahwa transformasi sektor pertanian menuju sistem modern adalah sebuah keharusan. Menurutnya, petani saat ini dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi untuk meningkatkan daya saing hasil panen.
"Penyerahan traktor dan combine harvester ini adalah upaya konkret mendukung modernisasi. Traktor mempercepat pengolahan lahan, sementara combine harvester meningkatkan kualitas panen sekaligus menekan biaya produksi," terang Bupati Etik.
Lebih lanjut, Bupati memberikan perhatian khusus pada bantuan drone pertanian. Teknologi tersebut diharapkan mampu membuat proses pemupukan dan penyemprotan lebih presisi, hemat waktu, serta hemat biaya. Ia berpesan agar aset tersebut dikelola oleh operator terlatih dan dirawat dengan baik agar memiliki usia pakai yang panjang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo, Bagas Windaryatno, merinci total bantuan yang disalurkan. Alokasi tahun ini mencakup 19 unit traktor roda crawler, 15 unit traktor roda empat, 10 unit traktor roda dua, 7 unit drone pertanian, dan 3 unit combine harvester.
Seluruh unit bantuan tersebut didistribusikan secara merata kepada brigade alsintan dan 28 kelompok tani yang tersebar di 12 kecamatan. Bagas optimistis bantuan ini menjadi stimulus penting bagi petani untuk segera melakukan percepatan tanam.
"Dengan dukungan mekanisasi, proses dari olah tanah hingga panen akan jauh lebih efisien. Target kami adalah peningkatan produktivitas padi secara signifikan di seluruh wilayah Sukoharjo," pungkas Bagas.
Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, para camat, serta koordinator penyuluh pertanian lapangan (PPL) se-Kabupaten Sukoharjo.
Bagikan