inflasi
Jumat, 08 Mei 2026 20:48 WIB
Penulis:Redaksi Daerah
Editor:Redaksi Daerah

JAKARTA – Kabar baik akhirnya datang untuk para pencari side hustle atau penghasilan tambahan. Pemerintah resmi menurunkan potongan komisi aplikator ojek online dari sebelumnya 20% menjadi hanya 8%. Dengan perubahan ini, pendapatan yang diterima driver dari setiap order akan jadi lebih besar dibanding sebelumnya.
Kebijakan ini bukan cuma soal perubahan aturan teknis. Bagi mahasiswa maupun pekerja muda usia 18–35 tahun, keputusan ini membuka peluang tambahan penghasilan yang lebih menarik. Menjalankan ojol kini dinilai lebih menguntungkan karena potongan dari platform transportasi online tidak lagi sebesar dulu.
BACA JUGA: 11 Kosmetik Temuan BPOM yang Mengandung Bahan Berbahaya dan Dilarang 2026
Bagi Gen Z yang digital native, perubahan skema komisi ini mengubah persepsi tentang gig economy. Jika dulu potongan 20% dianggap terlalu mencekik untuk hasil yang didapat, angka potongan tarif ojol 8% membuat profesi mitra ojol menjadi opsi part-time yang sangat masuk akal secara hitung-hitungan matematis.
Dengan efisiensi yang didorong pemerintah di era baru ini, ekosistem ride-hailing dipaksa bergeser. Aplikator kini lebih fokus pada volume dan efisiensi teknologi, sementara mitra menikmati margin yang lebih manusiawi.
Jangan cuma jadi penonton perubahan, ambil keputusan sekarang:
Potongan 8% adalah momen emas buat Gen Z jadikan ojol sebagai side hustle paling menguntungkan tahun ini.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh trenasia pada 06 May 2026
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh Redaksi pada 08 Mei 2026
Bagikan
YouTube
5 bulan yang lalu