Australia
Minggu, 15 Februari 2026 21:33 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) – Prestasi membanggakan di kancah nasional kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Ainun Ni'mah Syawaliyah, mahasiswi Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran (FK) UMS, sukses menyabet predikat peserta terbaik dalam kegiatan Indonesia Scientific Leadership (ISL) Training 2026.
Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Badan Analisis dan Pengembangan Ilmiah Nasional (BAPUN) di bawah naungan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI). Selama tujuh hari, puluhan mahasiswa kedokteran dari seluruh Indonesia digembleng dalam penguatan kemampuan penelitian, penulisan karya ilmiah, serta kepemimpinan berbasis bukti ilmiah.
Aktif Berdiskusi dan Pimpin Tim
Ainun mengungkapkan bahwa kecintaannya pada dunia riset sejak bangku SMP menjadi motor penggerak utamanya. Selama pelatihan, ia dikenal sangat proaktif dalam menuangkan ide-ide segar saat diskusi ilmiah.
“Saya selalu berusaha menuangkan ide-ide saya, dan saat pembentukan tim penelitian, saya mengajukan diri sebagai ketua. Saya sangat menikmati seluruh prosesnya,” ungkap Ainun, Sabtu (14/2).
Dukungan Penuh Fakultas
Keberhasilan Ainun tidak lepas dari peran FK UMS. Pihak dekanat memberikan dukungan komprehensif, mulai dari pendampingan pakar, penyediaan fasilitas, hingga bantuan biaya publikasi ilmiah. Hal ini diakui Ainun sebagai faktor krusial yang membuatnya tetap konsisten di jalur akademik.
Meskipun kini berada di masa akhir studinya, Ainun memandang tantangan bukan pada teori, melainkan aplikasi materi. Ia bertekad agar ilmu yang didapat tidak berhenti di catatan, tetapi menjelma menjadi penelitian nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Target Jurnal Internasional Scopus
Ke depan, Ainun telah memasang target tinggi. Ia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas risetnya agar mampu menembus jurnal internasional bereputasi, seperti Scopus. Selain itu, ia juga ingin mendedikasikan ilmunya untuk adik tingkat melalui lembaga ilmiah Cornea Club di FK UMS.
“Saya ingin penelitian ke depan standarnya internasional. Jika Allah menghendaki, saya ingin publish di Scopus dan menularkan ilmu ini kepada rekan-rekan mahasiswa lainnya,” tutupnya optimis.
Bagikan