Polresta Surakarta Hadirkan Pojok Baca di Ruang SKCK
SOLO (Soloaja.co) – Polresta Surakarta terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis dan nyaman bagi masyarakat. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah dengan menghadirkan fasilitas Pojok Baca di ruang pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Fasilitas ini menjadi solusi cerdas agar masyarakat tidak merasa jenuh saat menunggu giliran antrean. Berbagai jenis buku, mulai dari pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, motivasi, hingga informasi kepolisian, tertata rapi dan mudah diakses oleh siapa saja yang datang.
- Penetapan Ramadan 1447 H: Hilal di Alaska Rujukan Indonesia?
- Festival Jenang Solo 2026, Jenang Nirmala Simbol Tolak Bala
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, SIK.MH, melalui Kasat Intelkam Kompol Arlianto Adhy Prabowo, SE., S.I.K., menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen Sat Intelkam dalam memberikan pelayanan prima.
“Pojok baca ini kami sediakan khusus bagi pengunjung pelayanan SKCK. Harapannya, waktu menunggu dapat dimanfaatkan secara positif dan bermanfaat untuk menambah wawasan,” jelas Kompol Arlianto, Senin (16/02).
Dorong Budaya Literasi di Lingkungan Polri
Tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat, fasilitas ini juga kerap dimanfaatkan oleh personel Polresta Surakarta di sela-sela waktu tugas. Hal ini mencerminkan semangat anggota Polri dalam meningkatkan kapasitas diri sekaligus memberikan contoh positif terkait budaya literasi kepada publik.
- SMP Muh PK Kottabarat Raih 7 Medali OlympicAD VIII Nasional
- Solo Paragon Hotel Bagikan 150 Porsi Bubur Jagung
Kompol Arlianto menambahkan bahwa inovasi ini berorientasi pada kebutuhan masyarakat yang menginginkan pelayanan profesional namun tetap memperhatikan aspek kenyamanan dan edukasi.
“Kami ingin masyarakat merasa lebih nyaman. Selain kecepatan administrasi, kami juga ingin memberikan nilai tambah melalui sarana edukasi ini,” tambahnya.
Hadirnya Pojok Baca ini membuktikan bahwa Polresta Surakarta tidak hanya fokus pada ketepatan prosedur, tetapi juga peduli terhadap peningkatan kualitas interaksi dan pengalaman masyarakat saat mengakses layanan kepolisian.
