Solo Paragon Hotel Bagikan 150 Porsi Bubur Jagung
SOLO (Soloaja.co) – Solo Paragon Hotel & Residences turut ambil bagian dalam memeriahkan perhelatan budaya tahunan Festival Jenang Solo 2026. Kegiatan yang digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-281 Kota Solo ini berlangsung meriah di Koridor Ngarsopuro, Selasa (17/2/2026).
Mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB, stan Solo Paragon Hotel ramai dikunjungi warga yang memadati kawasan tersebut. Dalam partisipasinya kali ini, tim hotel membagikan sebanyak 150 porsi Bubur Jagung secara gratis kepada para pengunjung festival.
- Gusti Moeng dan Utusan PB XIV Gelar Kirab Sadranan di Madura
- Samsung Rilis Galaxy A07 & A17 Hari Raya Package
Mahadewi Lourdes, Marketing Communication Solo Paragon Hotel & Residences, menjelaskan bahwa keterlibatan ini merupakan wujud nyata komitmen hotel dalam melestarikan tradisi lokal sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Jenang bukan sekadar hidangan tradisional, melainkan simbol ungkapan rasa syukur dan doa akan kebaikan serta kemakmuran, khususnya bagi Kota Solo. Kami ingin berbagi kebahagiaan ini secara langsung dengan warga,” ujar Mahadewi.

Memperkuat Ikatan Budaya
Kehadiran sajian Bubur Jagung dari Solo Paragon Hotel tidak hanya menambah keragaman kuliner dalam festival tersebut, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat ikatan sosial dan budaya di Kota Bengawan. Partisipasi aktif sektor perhotelan seperti ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam menjaga warisan leluhur di tengah modernitas kota.
Pada Hari Jadi ke-281 Kota Solo ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berkolaborasi dengan Yayasan Jenang Indonesia kembali menggelar hajatan budaya Festival Jenang Solo 2026.
- Grand Mercure Solo Baru Hadirkan Takjil dan Tari Sufi di CFD
- Bukber Klasik Jawa "Peken Langen Suko" di Danar Hadi
Mengusung tema besar "Nirmala Nusantara", agenda utama yang paling dinanti masyarakat adalah pembagian 15.000 takir jenang gratis.
Selain berbagi jenang, rangkaian acara akan dimeriahkan dengan Kirab Aneka Jenang, Masak Besar Jenang, Pasar Jenang, hingga Pergelaran Seni Budaya.
Tahun ini, panitia memperkenalkan varian baru yakni Jenang Nirmala, yang dimaknai sebagai simbol kesucian rasa, doa, dan harapan menuju Nusantara yang tenteram, harmonis, dan indah.
