BPJS ketenagakerjaan
Rabu, 12 Agustus 2026 10:14 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) — Sebanyak 410 mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Sragen. Pelepasan peserta KKN secara resmi dilaksanakan di GOR UTP Surakarta, Plesungan, Senin (3/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum dimulainya pengabdian mahasiswa sekaligus penguatan komitmen perlindungan selama menjalankan aktivitas di lapangan. Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan ini memberikan rasa aman bagi mahasiswa dalam menjalankan kegiatan KKN yang melibatkan mobilitas dan aktivitas langsung di tengah masyarakat.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta, Dian Agung Senoaji, menyampaikan bahwa perlindungan bagi mahasiswa yang menjalankan KKN merupakan bentuk kepedulian terhadap generasi muda yang sedang mengembangkan kompetensi sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat.
"Mahasiswa KKN memiliki aktivitas yang cukup dinamis. Mereka tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga turun langsung ke masyarakat. Karena itu, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi penting agar mahasiswa dapat menjalankan pengabdian dengan lebih tenang dan terlindungi," ujar Dian.
Menurutnya, program ini sekaligus membangun kesadaran mahasiswa sejak dini bahwa perlindungan jaminan sosial merupakan bagian penting dalam setiap aktivitas produktif, terutama ketika mereka memasuki dunia kerja nantinya.
Sementara itu, Rektor UTP Surakarta, Prof. Dr. Dra. Winarti, M.Si., menegaskan bahwa KKN merupakan momentum bagi mahasiswa untuk membuktikan bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Mahasiswa UTP harus hadir sebagai mitra masyarakat yang mampu memberikan solusi, berkolaborasi, dan membawa perubahan positif. Jagalah nama baik almamater dengan menunjukkan sikap yang santun, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi nyata," ujar Winarti.
Sebanyak 410 mahasiswa tersebut selanjutnya akan menjalankan berbagai program kerja di Kabupaten Sragen. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat mendorong inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta mendukung pembangunan desa.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UTP Surakarta, Prof. Dr. Ir. Achmad Fatkhul Aziez, M.P., menambahkan bahwa KKN merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar mengenali potensi sekaligus tantangan yang ada di desa agar program yang dijalankan benar-benar meninggalkan dampak yang berkelanjutan.
Bagikan