Internasional Rain Festival
Kamis, 22 Januari 2026 12:15 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

LOMBOK TIMUR (Soloaja.co) – Gelaran bergengsi International Rain Festival (IRF) menunjukkan eksistensinya yang kian tumbuh. Memasuki usia ke-12 tahun ini, IRF melebarkan sayapnya hingga ke Nusa Tenggara Barat dengan menggelar pementasan di Universitas Hamzanwadi, Lombok Timur, Kamis (22/1) malam.
Lawatan seni ini merupakan buah kerja sama antara Mugidance, Universitas Hamzanwadi, dan Japan Foundation. Sejumlah seniman lintas negara dari Jepang, Taiwan, hingga tuan rumah Mugidance (Indonesia) siap memukau publik Lombok dengan karya-karya kolaborasi mereka.
Kolaborasi Lintas Negara
Panggung IRF di Universitas Hamzanwadi akan menjadi saksi pertemuan estetika dari berbagai latar belakang budaya. Beberapa penampil yang dijadwalkan naik panggung antara lain:
* Lu Chih Wei (Taiwan) & Yuspianal Imtihan (Indonesia): Menampilkan kembali duet memukau bertajuk "Tarian Laut Dalam" (Deep Sea Dance).
* Huang Yen Jen (Taiwan): Membawakan karya solois bertajuk "Into the Wind".
* Marvel Gracia (Mugidance): Mempersembahkan karya terbaru berjudul "Gerak Gerik Kecil".
* Magnum Arkan Nala: Direktur Eksekutif IRF ini juga akan turun gunung mempersembahkan koreografi solois terbarunya.
Tak Sekadar Pentas: Edukasi dan Workshop
Rangkaian tour IRF di Lombok Timur sejatinya telah dimulai sejak Rabu (21/1) kemarin. Tim IRF tidak hanya datang untuk tampil, tetapi juga berbagi ilmu melalui sesi diskusi yang dihadiri ratusan mahasiswa Universitas Hamzanwadi.
Pada sesi workshop, seniman asal Jepang, Kanae Asakawa, memberikan materi gymnastic serta memperkenalkan tarian tradisional dari tanah kelahirannya, "Koshigaya Bon Odori".
Sinergi Tanpa Batas
Program Director Mugidance, Nuri Aryati, menyatakan bahwa kemitraan dengan institusi pendidikan merupakan langkah strategis untuk menumbuhkan ekosistem seni yang lebih luas.
"IRF terus tumbuh dan tahun ini bermitra dengan Universitas Hamzanwadi di Lombok Timur. Ini adalah sinergi yang saling mendukung," ujar Nuri.
Ia menambahkan, kesuksesan di Lombok Timur ini membuka peluang besar bagi IRF untuk terus berkeliling dan menjalin kemitraan dengan universitas lain, baik di dalam negeri maupun mancanegara pada masa mendatang.
Bagikan