Gubernur Lutfi : Tinju Jadi Motor Sport Tourism, Tokoh Puspo Wardoyo Siap Dukung

Sabtu, 04 Juli 2026 22:29 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001854609.jpg
Gubernur Jateng didampingi Walikota Solo menyematkan sabuk emas pada pemenang dalam kejuaraan tinju profesional sabuk emas Gubernur Jateng yang digelar DPW ATI Jateng di Sahid Hotel Solo (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen penuh untuk mendorong perkembangan sport tourism (wisata berbasis olahraga) melalui cabang olahraga tinju. Langkah nyata ini ditandai dengan digelarnya Kejuaraan Profesional Tinju Nasional Perebutan Sabuk Emas Gubernur Jateng dan Sabuk Emas Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) di Hotel Sahid Jaya Solo, Sabtu (4/7) malam.

Saat membuka acara, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar panggung bagi para atlet untuk mengukir prestasi. Lebih dari itu, ajang adu jotos di atas ring ini dinilai mampu membangun karakter generasi muda sekaligus menjadi magnet baru bagi sektor pariwisata daerah.

Menurut Luthfi, tren olahraga saat ini sudah bergeser menjadi bagian dari gaya hidup (lifestyle) masyarakat, khususnya generasi muda.

"Gaya hidup sekarang anak-anak muda kita bukan hura-hura, tetapi olahraga. Bisa tinju, lari, dan cabang olahraga lainnya. Ini menarik apabila tidak hanya digelar di Solo, tetapi juga di kota-kota lain," ujar Luthfi.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Jateng menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi penyelenggaraan kejuaraan tinju di berbagai daerah. Bahkan, terbuka lebar peluang untuk mengemas event serupa ke dalam skala nasional hingga internasional. 

Gubernur Jateng Ahmad Lutfi, pengusaha Puspo Wardoyo, walikota Solo Respati, Ketua DPW ATI Jateng Asri Purwanto dan tokoh lain

Luthfi optimistis, ramuan antara prestasi olahraga dan sport tourism ini akan efektif mendongkrak angka kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal.

Di sisi lain, laga ini memberikan kesan tersendiri bagi sang gubernur. Luthfi mengaku bangga karena ini merupakan pengalaman pertamanya menyaksikan pertandingan tinju secara langsung. 

"Tinju mengajarkan esensi penting seperti disiplin, keberanian, ketangguhan, sportivitas, dan rasa persaudaraan." Tegas lutfi. 

Dukungan penuh dari orang nomor satu di Jateng ini disambut hangat oleh Ketua DPW ATI Jateng, Asri Purwanti. Ia menilai kehadiran pemerintah daerah menyuntikkan energi baru bagi ATI untuk memperluas jangkauan pembinaan atlet di tingkat kabupaten dan kota.

Merespons arahan gubernur, Asri memastikan pihak ATI Jateng siap tancap gas menggelar kejuaraan rutin di berbagai daerah. Langkah ini dinilai strategis untuk menjaring bibit-bibit petinju muda potensial sekaligus memperkuat ekosistem tinju di Jawa Tengah.

Doorstop kejuaraan tinju DPW ATI Jateng

"Ternyata Pak Gubernur mendukung acara ini, dan nanti kami akan mengadakan event-event sesuai arahan dari beliau. Bahwa nanti kalau bisa per daerah kami adakan. Dan saya selaku Ketua DPW ATI Jateng akan selalu support," pungkas Asri.

Kejuaraan Profesional Tinju Nasional Perebutan Sabuk Emas Gubernur Jateng dan Sabuk Emas ATI 2026 ini tidak lepas dari dukungan sejumlah tokoh dan sponsor. Diantaranya Bank Jateng, Kali Pepe Land, ASTPay. 

Tokoh pengusaha Puspo Wardoyo owner Kali Pepe Land menyatakan siap mendukung terus olah raga di Indonesia dalam hal ini Kejuaraan tinju di kota Solo. 

"Kejuaraan tinju ini termasuk olah raga entertainment yang sangat menghibur dan perlu mendapat dukungan. Kali Pepe Land akan mendukung," Ungkap Puspo. 

Nampak sepanjang menyaksikan pertandingan Puspo Wardoyo yang mendampingi Gubernur Jateng nampak enjoy dan antusias.