KKN Unisri Edukasi Pengelolaan Uang Saku dan Budaya Menabung di Sragen
SRAGEN (Soloaja.co) — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Kelompok 39 menggelar edukasi pengelolaan uang saku dan budaya menabung sejak dini bagi siswa kelas V SDN Kedawung 1, Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Haniva Ika Rosida, mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISRI tersebut diikuti sebanyak 51 siswa dari kelas V A dan V B.
Melalui program kerja individu ini, para siswa diajak memahami pentingnya mengelola keuangan pribadi secara sederhana menggunakan media yang dekat dengan keseharian mereka, yakni uang saku.
- S3 Informatika UMS Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru
- Utang Luar Negeri Indonesia Mencapai Rp8.070 Triliun, Perlu Khawatir?
Dalam pelaksanaannya, Haniva membagikan selebaran berisi format pencatatan keuangan sederhana yang dirancang menarik. Siswa diajarkan cara mencatat penerimaan uang saku, pengeluaran untuk jajan, hingga nominal yang disisihkan untuk ditabung.
Tak hanya teori, lima siswa memberanikan diri maju ke depan kelas untuk mempraktikkan pengisian catatan di papan tulis berdasarkan simulasi soal yang diberikan.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Selain memberikan hadiah apresiasi bagi siswa yang aktif, kegiatan dilanjutkan dengan sesi menghias celengan bersama.
- Gempa NTT, BRI Peduli Percepat Bantuan Lewat 3 Posko dan Dapur Umum
- Spread Harga Emas Antam Menyempit, Cetak Rekor Terendah 2026
Media celengan ini dibagikan agar siswa dapat langsung mempraktikkan kebiasaan menabung secara mandiri. Beberapa siswa bahkan langsung memasukkan uang saku mereka ke dalam celengan dan mencatatnya pada lembar yang telah disediakan.
Pihak guru SDN Kedawung 1 menyambut positif inisiatif tersebut karena mampu mendorong keaktifan dan pemahaman siswa terkait pentingnya literasi keuangan. Melalui program ini, mahasiswa KKN UNISRI berharap kebiasaan mencatat dan mengelola uang saku dapat membentuk kesadaran finansial anak sejak usia dini.
