Disaksikan SBY dan AHY, LavAni Juara Proliga 2026 Usai Tekuk Bhayangkara Presisi

Minggu, 26 April 2026 08:27 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001608257.jpg
LavAni juara, SBY dan AHY hadir dalam laga final Proliga 2026 (Soloaja)

YOGYAKARTA (Soloaja.co) - Jakarta LavAni Livin' Transmedia akhirnya kembali bertakhta di podium tertinggi Proliga 2026. 

Dalam partai puncak yang berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026) malam, tim asuhan asisten pelatih Erwin Rusni ini sukses membekuk rival kuat mereka, Jakarta Bhayangkara Presisi, dengan skor 3-1 (25-22, 25-20, 18-25, 25-22).

Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi skuad The Blue Force. Pasalnya, gelar ini sekaligus mengakhiri penantian panjang mereka setelah gagal di partai final pada dua musim sebelumnya.

Pertandingan langsung memanas sejak set pertama. LavAni mengandalkan formasi Dio Zulfikri, Hendra Kurniawan, Boy Arnes, Taylor Sander, Georg Grozer, dan libero Prasojo. Persaingan ketat terjadi hingga angka 19-18. 

Meski sempat ditekan lewat strategi time-out lawan, ketenangan Georg Grozer membawa LavAni mengamankan set pembuka 25-22.

Dominasi LavAni berlanjut di set kedua. Blok-blok rapat yang dibangun Hendra Kurniawan dan kolega membuat serangan Martin Atanasov serta Bardia Saadat sulit menembus pertahanan. LavAni pun unggul 2-0 setelah menutup set kedua dengan 25-20.

Memasuki set ketiga, Jakarta Bhayangkara Presisi memberikan perlawanan sengit. Nizar Zulfikar dan Rendy Tamamilang berhasil membangkitkan mental tim dan merebut set ini dengan skor 18-25, sekaligus memperkecil ketertinggalan.

Drama sesungguhnya terjadi di set keempat. LavAni sempat tertinggal 8-13 dan kehilangan Georg Grozer yang terpaksa ditarik keluar akibat cedera. 

Namun, ketiadaan Grozer justru memicu semangat juang para pemain lokal. Boy Arnes tampil luar biasa sebagai motor serangan hingga mampu menyamakan kedudukan 14-14. Di poin kritis, LavAni tetap tenang hingga serangan terakhir menyudahi laga dengan skor 25-22.

Usai laga, Reidel Toiran selaku pelatih Bhayangkara Presisi secara ksatria mengakui keunggulan lawan dan tetap mengapresiasi kerja keras timnya. Sementara itu, asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, mengaku bersyukur target juara tahun ini bisa tercapai meski harus diwarnai cedera pemain asing mereka.

Sebagai jawara, Jakarta LavAni Livin' Transmedia berhak membawa pulang trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 400 juta. Jakarta Bhayangkara Presisi di posisi kedua menerima Rp 250 juta, disusul Surabaya Samator di peringkat ketiga dan Jakarta Garuda Jaya di posisi keempat.