BSI dan Nasyiatul Aisyiyah Bersinergi Dorong Kemandirian Ekonomi

Kamis, 06 Agustus 2026 20:44 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001977541.jpg
Kerjasama antara BSI dengan Nasyiatul Aisyiyah (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Pimpinan Pusat (PP) Nasyiatul Aisyiyah resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk memperkuat literasi serta inklusi keuangan syariah di kalangan perempuan muda. Langkah nyata ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Hotel D'wangsa Lorin, Surakarta, Kamis (6/8), di sela-sela rangkaian sidang Tanwir III Nasyiatul Aisyiyah.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan langsung oleh Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah Ariati Dina Puspitasari bersama Senior Vice President Islamic Ecosystem BSI Rima Dwi Permatasari. Prosesi ini disaksikan oleh Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto, Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husain, serta Kepala Wilayah 7 Semarang BSI Ficko Hardowiseto.

Dalam kesempatan tersebut, BSI juga menyerahkan secara simbolis Buku Tabungan Haji Indonesia dan Tabungan Emas kepada PP Nasyiatul Aisyiyah. Penyerahan ini menjadi wujud komitmen bersama untuk membangun budaya perencanaan keuangan syariah sejak dini di kalangan kader.

Sinergi ini bertujuan memperkuat tata kelola keuangan organisasi serta mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan melalui ekosistem digital dan syariah yang dikembangkan BSI.

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husain menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan Tanwir III dan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah di Solo. Ia menilai ormas keputrian Muhammadiyah ini memiliki kontribusi besar dalam pemberdayaan masyarakat dan pendidikan generasi masa depan.

"Bagi BSI, Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah adalah mitra strategis. Penandatanganan MoU ini kami harapkan tidak berhenti sebagai dokumen kerja sama, tetapi menjadi fondasi lahirnya berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi jutaan anggota Nasyiatul Aisyiyah di seluruh Indonesia," ujar Kemas.

Melalui kolaborasi ini, BSI akan menyokong kebutuhan ekosistem organisasi secara menyeluruh. Dukungan tersebut meliputi layanan Tabungan Haji Indonesia, Tabungan Emas, sistem transaksi nontunai (cashless), pengelolaan keuangan organisasi (cash management), hingga akses pembiayaan khusus bagi pelaku UMKM perempuan.

Kemas menegaskan bahwa BSI siap menghadirkan layanan keuangan syariah yang modern dan mudah diakses demi melahirkan generasi perempuan muda yang mandiri.

"Harapannya, kolaborasi ini mampu memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah, memperkuat UMKM perempuan, serta melahirkan generasi perempuan muda yang semakin mandiri, berdaya, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa," tandasnya.