Solo Jadi Tuan Rumah Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah

Kusumawati - Kamis, 06 Agustus 2026 19:51 WIB
Ketum PP Nasyiatul Aisyiyah Ariati Dina (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Kota Solo kembali dipercaya menjadi pusat perhatian nasional. Kali ini, kota budaya ini resmi menjadi tuan rumah perhelatan akbar Tanwir III sekaligus Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah. Rangkaian acara besar ini resmi dimulai dengan dibukanya sidang Tanwir III di Hotel Dwangsa, Surakarta, Kamis (6/8/2026).

Forum permusyawaratan tertinggi kedua di organisasi otonom putri Muhammadiyah ini merupakan kelanjutan dari Tanwir II yang sebelumnya digelar di Serang, Banten. Agenda di Solo ini sekaligus menjadi momentum pemungkas menjelang pembukaan resmi Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah yang akan dipusatkan di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Pesan Persatuan dan Semangat Fastabiqul Khairat

Dalam pidato sambutannya, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto, memberikan pesan mendalam kepada seluruh kader yang hadir. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kedewasaan, kerukunan, dan kebersamaan selama proses permusyawaratan berlangsung.

Menurut Agung, kontestasi dan dinamika di dalam tubuh organisasi hendaknya selalu berjalan dalam bingkai fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan), demi memilih pemimpin terbaik tanpa mencederai tali ukhuwah islamiyah.

“Kontestasi silakan jalan tapi jangan sampai merusak ukhuwah dan kebersamaan. Cita cita yang baik harus dilakukan dengan cara yang baik," Tegasnya.

Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan

Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, memaparkan secara gamblang esensi dari tema besar yang diusung dalam muktamar periode ini, yaitu "Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan."

"Tema ini adalah sebuah refleksi dari gerakan nyata berbasis iman, ilmu, dan amal yang memberikan dampak luas dan inklusif bagi masyarakat," tegas Ariati.

Pada kesempatan tersebut, Ariati juga menjabarkan berbagai capaian strategis organisasi yang berhasil diraih selama satu periode kepemimpinannya. Di antaranya adalah penguatan kemandirian ekonomi kader melalui program Asosiasi Pengusaha Nasyiatul Aisyiyah (APUNA) dan rintisan badan usaha organisasi.

Tidak hanya di sektor ekonomi, Nasyiatul Aisyiyah juga gencar mengampanyekan gerakan dakwah lingkungan hidup di berbagai daerah, seperti program Green Nasyiah dan Eco Bhinneka.

Ribuan Peserta Padati Solo

Selain memperkuat konsolidasi internal dan merumuskan arah gerakan organisasi ke depan, Tanwir III ini juga menjadi ajang krusial untuk memilih bakal calon formatur pimpinan pusat. Forum ini dihadiri langsung oleh perwakilan dari 35 Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) di seluruh Indonesia.

Adapun untuk gelaran Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah nanti, tercatat akan diikuti oleh 875 peserta dari 35 PWNA, serta 270 peserta dari tingkat Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA). Kemeriahan acara ini diprediksi akan semakin terasa dengan hadirnya lebih dari 6.500 penggembira dari berbagai penjuru tanah air.

Menurut jadwal, pembukaan Muktamar XV di Edutorium UMS esok hari akan dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Ahmad Lutfhi. Acara tersebut juga akan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS