Stadion Manahan
Minggu, 17 Mei 2026 17:36 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) — Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta bergerak cepat mengamankan sedikitnya 33 orang suporter Persis Solo saat laga BRI Liga 1 yang mempertemukan Persis Solo melawan Dewa United di Stadion Manahan Surakarta, Sabtu malam (16/5).
Puluhan pemuda tersebut terindikasi kuat membawa barang terlarang seperti flare dan petasan, serta nekat mengonsumsi minuman keras (miras).
Langkah tegas aparat keamanan ini diambil sebagai upaya nyata menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pemeriksaan ketat dilakukan oleh personel gabungan sejak penonton memasuki gerbang luar pintu masuk ring stadion hingga pengawasan melekat di dalam tribun penonton selama laga berlangsung.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, SIK., MH., melalui Kabagops Kompol Wahyu Joko Nugroho, SIK., MH., membenarkan adanya penindakan tersebut. Menurut hasil pendataan petugas di lapangan, mayoritas oknum suporter yang terjaring razia justru berasal dari luar wilayah Kota Solo.
"Dalam kegiatan pengamanan pertandingan Persis Solo melawan Dewa United, petugas mengamankan sebanyak 33 orang suporter yang kedapatan membawa barang-barang terlarang berupa flare, smoke, petasan, kembang api serta minuman keras," terang Kompol Wahyu saat memberikan konfirmasi resmi kepada awak media.
Dari tangan para pelanggar, polisi berhasil menyita puluhan barang bukti berbahaya yang dinilai sangat fatal karena dapat mengganggu jalannya pertandingan serta membahayakan keselamatan penonton lainnya. Adapun rincian barang bukti tersebut meliputi 23 buah flare aktif, 2 buah smoke ukuran besar, 5 buah smoke ukuran kecil, 2 buah petasan flare, 9 buah petasan atau kembang api, serta 1 botol minuman keras merk McDonald.
Seluruh suporter yang terjaring razia langsung digelandang ke Markas Polresta Surakarta guna menjalani proses pemeriksaan, pendataan identitas, serta pembinaan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim). Setelah menandatangani surat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi perbuatannya, mereka akhirnya dipulangkan ke daerah masing-masing.
Kendati demikian, tindakan lebih tegas diterapkan kepada dua orang suporter yang kedapatan membawa dan mengonsumsi minuman keras di area publik. Keduanya langsung diproses hukum tindak pidana ringan (Tipiring) oleh Sat Samapta Polresta Surakarta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kompol Wahyu mengimbau keras seluruh elemen suporter untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai sportivitas demi kenyamanan bersama. Pihaknya berharap semua pihak dapat menciptakan suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan kondusif tanpa penggunaan barang-barang berbahaya.
"Sepak bola adalah hiburan dan pemersatu. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar pertandingan dapat berjalan lancar serta memberikan kenyamanan bagi seluruh penonton," pungkasnya. Di samping insiden pengamanan tersebut, laga berakhir dengan tertib dan ditutup oleh kemenangan manis Persis Solo atas Dewa United dengan skor akhir 1-0.
Bagikan