UMS Kirim 50 Atlet ke 1st Muhammadiyah Games 2026

Kusumawati - Minggu, 17 Mei 2026 13:26 WIB
Sambutan oleh Ketua Panitia 1st Muhammadiyah Games, Dr. Nur Subekti, S.Pd., M.Or., Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam pengembangan minat dan bakat mahasiswa di kancah nasional. Melalui partisipasi aktif dalam ajang bergengsi 1st Muhammadiyah Games 2026, sebanyak 50 atlet mahasiswa terbaik resmi diberangkatkan untuk berlaga membawa nama baik universitas di berbagai cabang olahraga.

Langkah strategis pengiriman delegasi ini diperkuat secara resmi melalui Surat Rekomendasi yang diterbitkan oleh Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) UMS tertanggal 28 April 2026.

Guna memastikan performa dan kondisi fisik para atlet tetap prima selama kompetisi berlangsung, pihak birokrasi UMS juga menunjuk 11 pelatih serta official berpengalaman untuk mendampingi kontingen secara melekat.

Kasubdit Minat Bakat dan Ormawa UMS, Drs. Suyatmin Waskito Adi, S.E., M.Si., menyatakan bahwa keikutsertaan dalam Muhammadiyah Games ini menjadi momentum penting dalam pembentukan karakter mahasiswa.

"Para atlet UMS akan berlaga di sejumlah cabang olahraga, di antaranya pencak silat berjumlah 20 atlet, panahan 2 atlet, atletik 4 atlet, dan bola voli 24 atlet. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendorong mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berprestasi di bidang non-akademik," ujarnya pada Minggu (17/5).

Bersamaan dengan hal itu, dosen sekaligus Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, Dr. Nur Subekti, S.Pd., M.Or., mendapat mandat besar langsung dari Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana ajang berskala nasional tersebut.

Dalam upacara pembukaan (*Opening Ceremony*) yang berlangsung meriah di Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Sabtu (16/5), Nur Subekti menegaskan posisi strategis event ini sebagai program unggulan yang dipersiapkan sebagai agenda besar Persyarikatan di bidang olahraga.

Ia melaporkan bahwa turnamen akbar ini diselenggarakan secara simultan di tiga kota besar dengan kolaborasi erat sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) selaku tuan rumah.

"Acara ini dipertandingkan di tiga kota. Yang pertama di Yogyakarta, yang menjadi *host* adalah UAD dan UMY, kemudian yang kedua di Surakarta yang menjadi *host*-nya adalah UMS, dan yang ketiga ada di Purwokerto yang menjadi *host*-nya adalah UMP," jelas Nur Subekti.

Antusiasme peserta pada edisi perdana ini terbukti sangat masif. Tercatat sebanyak 2.305 peserta dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi Muhammadiyah ambil bagian dalam kompetisi yang dijadwalkan berlangsung sejak 12 Mei hingga 23 Mei 2026 mendatang.

Secara rinci, cabang pencak silat diikuti oleh 690 peserta, panahan 364 peserta, atletik 327 peserta, bulu tangkis 120 peserta, tenis meja 34 peserta, dan bola voli 418 peserta. Sementara itu, untuk kategori olahraga festival Senam Anak Indonesia Hebat diikuti dengan sangat antusias oleh 352 peserta.

Dukungan penuh pun terus mengalir dari jajaran PP Muhammadiyah serta berbagai mitra strategis persyarikatan. LPO PP Muhammadiyah berharap event ini dapat bertransformasi menjadi agenda rutin yang terstruktur guna melahirkan kader-kader olahraga Muhammadiyah yang unggul dan militan.

Menutup penyampaiannya, Nur Subekti menguraikan visi jangka panjang yang sangat optimis terhadap masa depan turnamen ini. Pihaknya mencita-citakan agar kompetisi ini mampu naik kelas ke taraf internasional pada edisi berikutnya.

"Dari nama tema Muhammadiyah Games ini, LPO PP Muhammadiyah mempunyai cita-cita event ini tidak hanya sekadar skala nasional tetapi kalau bisa kita bisa setara dengan ASEAN Games ataupun SEA Games. Menjadi cita-cita LPO PP Muhammadiyah pada Muhammadiyah Games yang kedua nanti tidak hanya kader-kader nasional tapi internasional juga yang bisa mengikutinya," pungkasnya.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS