11 Kebiasaan yang Sering Dianggap Sepele, Ternyata Merusak Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2026 12:54 WIB

Penulis:Redaksi Daerah

Editor:Redaksi Daerah

11 Kebiasaan yang Diam-diam Merusak Kesehatanmu Menurut Dokter, Waspada!
11 Kebiasaan yang Diam-diam Merusak Kesehatanmu Menurut Dokter, Waspada! (Freepik.com/pressfoto)

JAKARTA — Banyak orang berpikir bahwa munculnya penyakit kronis hanya disebabkan karena faktor usia atau keturunan. Padahal, tanpa disadari, berbagai kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari juga bisa menjadi penyebab menurunnya kesehatan dalam jangka panjang.

Mulai dari duduk terlalu lama, kurang tidur, hingga pola makan yang tidak baik, serta kebiasaan yang terlihat sepele ternyata dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit. 

Oleh karena dilakukan berulang setiap hari, dampaknya sering kali baru terasa setelah bertahun-tahun.

Kabar baiknya, sebagian besar kebiasaan tersebut bisa diubah jika disadari sejak dini. Lantas, kebiasaan apa saja yang diam-diam dapat merusak kesehatan menurut para dokter? Simak daftar lengkapnya berikut ini, seperti yang telah dirangkum dari Good Housekeeping.

BACA JUGA: Kenali Tren Slow Jogging, Benarkah Lebih Bermanfaat untuk Kesehatan?

Kebiasaan yang Diam-diam Merusak Kesehatan Menurut Dokter

1. Terbiasa Minum Alkohol, Meski Hanya Sedikit

Terbiasa Minum Alkohol, Meski Hanya Sedikit

Menurut ahli hematologi dan onkologi Dr. Sanjay Juneja, minum minuman beralkohol dalam jumlah berapapun tetap bisa meningkatkan potensi risiko gangguan kesehatan, termasuk kanker.

Ia mengatakan bahwa masih banyak orang percaya bahwa hanya konsumsi alkohol dalam jumlah besar yang berbahaya. 

Padahal, konsumsi minuman beralkohol dalam jumlah sedang juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker, terutama kanker payudara.

BACA JUGA: 8 Kebiasaan Pagi yang Tak Pernah Dilewatkan Orang-orang Sukses

2. Kurang Mengonsumsi Buah dan Sayur

Dr. Juneja menjelaskan bahwa pola makan yang kurang buah dan sayuran bisa mengganggu keseimbangan mikrobioma usus.

Mikrobioma usus sendiri adalah suatu kumpulan mikroorganisme yang berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.

Selain itu, serat dari makanan nabati membantu melancarkan pencernaan, mengurangi peradangan, dan menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.

3. Mengabaikan Kebiasaan Mendengkur

Mengabaikan Kebiasaan Mendengkur

Mendengkur memang kerap diabaikan bahkan dianggap hal yang biasa, lucu, terutama pada anak-anak. 

Akan tetapi menurut dokter spesialis THT Dr. Tonia Farmer, mendengkur bisa menjadi tanda obstructive sleep apnea, yaitu gangguan tidur yang menyebabkan napas berhenti sesaat saat tidur.

Kondisi ini berkaitan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, bahkan kematian mendadak jika tidak ditangani.

BACA JUGA: Kenali Dynamic Pricing di Balik Harga Tiket Final Piala Dunia Tembus Rp37 M

4. Terlalu Sering Menggunakan Semprotan Hidung

Penggunaan semprotan hidung sebagai pelega hidung tersumbat, seperti Afrin atau Neosynephrine, dalam jangka panjang justru bisa memperparah hidung tersumbat.

Menurut Dr. Farmer, kondisi ini dikenal sebagai rebound congestion, yaitu suatu kondisi ketika hidung jadi semakin tersumbat ketika penggunaan obat dihentikan atau digunakan terlalu lama.

Maka dari itu, sebagai alternatifnya, ia menyarankan menggunakan semprotan hidung berbahan steroid, seperti Flonase atau Nasacort, sesuai anjuran dokter.

5. Duduk Terlalu Lama

Duduk Terlalu Lama

Jika pekerjaanmu mengharuskan duduk di depan komputer hampir sepanjang hari, ada baiknya kamu mulai lebih sering bergerak.

Menurut Dr. Jennifer Brown, duduk selama delapan jam atau lebih setiap hari berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung dan obesitas.

Bahkan, berdiri atau berjalan kaki selama beberapa menit di sela-sela pekerjaan sudah dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.

BACA JUGA: Atlet Meninggal Dunia di Ajang HYROX, Begini Cara Latihan yang Aman

6. Kurang Tidur

Kurang tidur bukan hanya membuat tubuh mengantuk keesokan harinya.

Dokter bedah vaskular Dr. Lily Johnston menjelaskan bahwa kekurangan tidur secara terus-menerus dapat meningkatkan tekanan darah, memperburuk resistensi insulin, serta meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

7. Jarang Melakukan Pemeriksaan Kesehatan

Jarang Melakukan Pemeriksaan Kesehatan

Banyak orang baru pergi ke dokter ketika sudah merasa sakit.

Padahal, menurut Dr. Johnston, melewatkan pemeriksaan kesehatan rutin atau medical check up rutin justru membuat kondisi kesehatan tertentu seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, atau kolesterol tinggi tidak terdeteksi selama bertahun-tahun.

Padahal penyakit-penyakit tersebut sering disebut sebagai silent killer karena tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, tetapi diam-diam merusak pembuluh darah hingga akhirnya menyebabkan penyakit jantung, stroke, atau penyakit arteri perifer.

BACA JUGA: 7 Tren Olahraga yang Lagi Digandrungi oleh Warga Indonesia 2026

8. Sering Menggunakan Botol Air Minum Plastik Sekali Pakai

Botol air minum plastik sekali pakai memang praktis, tetapi penggunaannya terlalu sering juga tidak baik.

Menurut Dr. Brown, selain mencemari lingkungan, plastik sekali pakai dapat melepaskan mikroplastik yang dapat menumpuk di dalam tubuh, bahkan ditemukan hingga ke jaringan otak.

Maka dari itu, ia menyarankan menggunakan wadah makanan berbahan kaca dan botol minum stainless steel yang dapat dipakai berulang kali.

9. Terlalu Sering Minum Minuman Manis

Terlalu Sering Minum Minuman Manis

Minuman bersoda, minuman energi, hingga jus dengan tambahan gula mengandung kalori tinggi tetapi kurang memberikan rasa kenyang.

Menurut Dr. Brown, kebiasaan mengonsumsi minuman manis dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.

10. Mengabaikan Gangguan Pendengaran

Kalau kamu sering meminta orang lain mengulang perkataannya atau harus terus menaikkan volume televisi dan ponsel, jangan anggap sepele.

Menurut Dr. Farmer, gangguan pendengaran yang tidak ditangani dapat membuat otak bekerja lebih keras, meningkatkan risiko kesepian, penurunan fungsi kognitif, bahkan demensia.

BACA JUGA: Lagi Tren, Inilah Deretan Manfaat Kesehatan dari HYROX

11. Kurang Olahraga

Kurang Olahraga

Kesibukan sering menjadi alasan utama seseorang melewatkan olahraga. Padahal, aktivitas fisik merupakan salah satu kunci menjaga kesehatan tubuh.

Menurut dokter keluarga Dr. Alex McDonald, kamu tidak harus langsung melakukan olahraga berat untuk bisa aktif secara fisik.

Kamu bisa mulai aktif dengan melakukan hal-hal sederhana seperti memilih naik tangga daripada lift atau memarkir kendaraan sedikit lebih jauh sudah dapat membantu menambah jumlah langkah setiap hari.

Itu tadi beberapa kebiasaan yang diam-diam merusak kesehatan menurut para dokter. Jangan diabaikan!

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 24 Jul 2026