Serunya PERSIS Goes to School di SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Murid Antusias Belajar Sepak Bola dan E-Sport
SOLO (Soloaja.co) – Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai kegiatan PERSIS Goes to School yang digelar di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo pada Selasa 18 Februari 2025.
Sebanyak 203 murid kelas II, III, dan V antusias mengikuti rangkaian acara yang berlangsung di hall utama sekolah, Jl. Dr. Moewardi No. 24, Purwosari, Laweyan, Solo.
Acara ini menjadi momen istimewa bagi para murid untuk lebih dekat dengan dunia sepak bola melalui berbagai kegiatan menarik yang dihadirkan langsung oleh tim PERSIS Solo.
Mengenalkan Sepak Bola Sejak Dini
Koordinator pelaksana kegiatan, Rochadi Setyo Wibowo, menyampaikan bahwa PERSIS Goes to School bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal dunia sepak bola lebih dalam.
- 815 Relawan Tanggap Bencana Sukoharjo Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
- Produk Rajut Lokal Kini Bisa Mendunia Berkat UMKM EXPO(RT) BRI
“Harapannya, euforia hari ini membawa semangat baru bagi anak-anak untuk meraih cita-cita yang diimpikan. Edukasi dan berbagai game yang disajikan memberi magnet positif dan rasa antusiasme yang tinggi,” ujarnya.
Salah satu momen spesial dalam kegiatan ini adalah kehadiran maskot PERSIS, Juna, yang langsung menyapa murid-murid di sesi Juna Mascot in the School, disambut riuh dan tepuk tangan meriah dari para peserta.
Bertemu Pemain Idola dan Menggali Inspirasi
Acara semakin seru dengan kehadiran pemain PERSIS, Althaf Indie Alrizky dan Zanadin Fariz, dalam sesi Story Time with PERSIS Players. Mereka membagikan pengalaman perjalanan karier sepak bola mereka hingga bisa bergabung dengan Laskar Sambernyawa.
Murid-murid pun antusias mengikuti sesi tanya jawab, mulai dari tips bermain sepak bola hingga hal-hal menarik tentang kehidupan pribadi para pemain.
“Kalau ingin menjadi pemain sepak bola profesional, harus rajin berlatih dan tidak mudah menyerah,” pesan Althaf kepada murid-murid.
- BPJS Ketenagakerjaan Solo Baru Capai 43 Persen, DPRD Dorong Peningkatan Kepesertaan
- IDCloudHost Perkenalkan Cloud VPS eXtreme dengan Performa 6x Lebih Cepat, Solusi Cloud Terkini!
Tak hanya itu, dalam sesi Coaching Clinic, coach PERSIS, Imam Rohmawan, memberikan pelatihan teknik dasar sepak bola kepada para murid. Ia juga memotivasi anak-anak yang berminat menjadi pemain sepak bola untuk terus berlatih dengan konsisten.
“Jika anak-anak punya niat dan bakat, kami siap memfasilitasi untuk bergabung dalam seleksi PERSIS Youth,” jelas Imam.
Kesempatan Berkarier di Dunia E-Sport
Selain dunia sepak bola, tim PERSIS juga memperkenalkan divisi PERSIS E-Sports. Para murid mendapatkan edukasi tentang peluang karier di dunia E-Sport sekaligus mencoba bermain game Free Fire dalam sesi Free Fire Fun Match yang dipantau langsung melalui layar monitoring gaming.
Sesi ini memberikan wawasan baru bagi murid tentang dunia E-Sport yang kini menjadi salah satu cabang olahraga kompetitif yang digemari banyak anak muda.
Kreativitas yang Membawa Hadiah Spesial
Tiga hari sebelum acara berlangsung, panitia mengadakan creative challenge di mana murid diminta membuat karya seni bertema sepak bola. Sepuluh hasil karya terbaik dipilih dan mendapat tiket gratis untuk menonton pertandingan PERSIS di Stadion Manahan Solo pada Jumat (21/2/2025).
- Tito Ingatkan Tanggung Jawab Kepala Daerah Pada Rakyat
- P3KHAM UNS Usulkan Perbaikan, Ini Empat Rekomendasi Kebijakan Keadilan Restoratif yang Diajukan
Salah satu pemenang, Arfan Rafandra Fitres, murid kelas II, mengaku sangat senang dan terharu saat karyanya terpilih.
“Terima kasih untuk tim PERSIS. Tiket ini akan kupakai menonton pertandingan bersama orang tuaku. Senang rasanya bisa bertemu langsung Juna Maskot hari ini,” ungkap Arfan sambil tersenyum lebar.
Menanamkan Semangat Sportifitas dan Kreativitas
Kegiatan PERSIS Goes to School di SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo sukses menciptakan pengalaman berharga bagi para murid. Melalui berbagai aktivitas yang edukatif dan menyenangkan, anak-anak tidak hanya mengenal sepak bola lebih dekat, tetapi juga mendapat motivasi untuk mengejar cita-cita dengan semangat dan dedikasi.
Dengan semangat kolaborasi antara sekolah dan klub sepak bola lokal, diharapkan semakin banyak anak yang terinspirasi untuk mengembangkan bakat dan minatnya, baik di dunia olahraga maupun bidang lain yang mereka cintai.