Wira Adinegara Siswa SMP Muh PK Kottabarat Raih Tiga Gelar Olimpiade IPA

Kusumawati - Rabu, 21 Oktober 2026 14:49 WIB
Wira Adinegara siswa SMP Muh PK Kottabarat Solo (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Muhammad Wira Adinegara, siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta, mengukir prestasi membanggakan di bidang sains. Dalam rentang waktu kurang dari dua pekan, Wira sukses menyabet tiga gelar juara berturut-turut pada ajang olimpiade Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tingkat kota, provinsi, hingga nasional.

Tiga pencapaian tersebut diawali dengan raihan juara III bidang IPA pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Jawa Tengah pada Sabtu (10/10/2026).

Sepekan setelahnya, Wira menyabet medali emas Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) tingkat nasional di Bogor pada Minggu (18/10/2026). Rentetan prestasi itu makin lengkap usai ia merebut medali emas Olimpiade IPA tingkat Kota Surakarta yang digelar Ikatan Kepala Sekolah Swasta (IKSS) di Sahid Jaya Solo pada Selasa (20/10/2026).

Perjalanan dan Strategi Belajar

Kecintaan Wira terhadap IPA telah tumbuh sejak duduk di kelas III sekolah dasar. Meski sempat gagal pada ajang pertamanya di tingkat provinsi, kegagalan tersebut justru membakar semangatnya untuk belajar lebih giat hingga akhirnya meraih emas nasional saat kelas IV SD.

Untuk menghadapi berbagai kejuaraan, Wira membiasakan diri belajar secara konsisten selama tiga jam setiap hari khusus untuk materi IPA. Ia merancang strategi belajar yang spesifik untuk setiap cabang ilmu.

  • Biologi: Mencatat ulang materi baru dan melakukan pengulangan secara berkala.
  • Fisika: Memperkuat pemahaman konsep dasar, perhitungan, rumus, serta simbol.
  • Kimia: Menggunakan eksperimen langsung dan memanfaatkan aplikasi pembelajaran daring.

Setiap ajang pun memberikan tantangan tersendiri baginya. Saat bersaing di KSNR tingkat nasional, Wira dituntut menyelesaikan 32 soal penalaran tingkat tinggi (higher order thinking skills) dalam waktu 90 menit. Sementara pada ajang OMI Jawa Tengah, soal-soal berbahasa Arab mengharuskan dirinya mempelajari kosakata baru terlebih dahulu.

Dukungan Keluarga dan Impian Jadi Dokter

Di balik sederet piala yang diraih, Wira menekankan bahwa keluarga dan ibadah tetap menjadi prioritas utamanya. Ia mengutip pesan dari sang ayah, Sugiyoto, yang selalu mengingatkannya untuk bersikap bijak dan optimistis dalam menyikapi hasil perlombaan.

"Kalah menang dihadapi dan harus melihat ke depan dengan optimistis. Tingkatkan ibadah kepada Allah," ujar Wira menirukan pesan ayahnya.

Cita-cita menjadi seorang dokter menjadi pemantik semangatnya untuk terus melangkah. Selanjutnya, Wira membidik keikutsertaan pada ajang Junior Science Technology Olympiad (JSTO), International Kangaroo Science Competition (IKSC), dan Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Muhdiyatmoko, M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian tersebut. Ia berharap konsistensi Wira dapat menularkan motivasi positif bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengukir prestasi.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌